KNPI Tanjungbalai Mendesak Pihak Kepolisian Mengungkap Aktor Utama Scammer
- 23 Mei 2026 12:47 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Puluhan Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Energy Of Harmony mendatangi Polres Tanjungbalai meminta agar pihak kepolisian transparan dalam menangani kasus penipuan online atau scammer. Jumat, 22 Mei 2026.
Ketua DPD KNPI Energy of Harmony, M. Azri dalam orasinya menilai, bahwa pihak Polres Tanjungbalai lambat dalam menangani kasus scammer yang sebelumnya Satreskrim Polres Tanjungbalai menggerebek sebuah rumah di Jalan Daulay, Kelurahan Gading, yang diduga menjadi tempat praktik kejahatan scammer dan mengamankan 35 orang.
Menurutnya, masyarakat hingga kini masih mempertanyakan perkembangan kasus tersebut dan penanganan puluhan terduga pelaku scammer yang diamankan pihak Satreskrim Polres Tanjungbalai.
Azri menyebutkan, pengungkapan kasus tersebut belum menyentuh jaringan utama maupun aktor intelektual di balik praktik penipuan online tersebut.
"Kami mendesak Kapolres Tanjungbalai segera mengejar dan menangkap aktor utama kejahatan tersebut. Jangan buat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian hilang karena lambat nya dalam menangani perkara tersebut," ujarnya.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai, AKP. Bram Candra, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyidikan.
“Kami sudah melakukan gelar perkara untuk keperluan penyidikan. Kami berharap masyarakat dapat bersabar dan memberikan dukungan, karena jumlah personel kami lebih sedikit dibanding puluhan yang diperiksa,” Kata Kasat Reskrim didepan massa.
Azri juga mempertanyakan terkait dugaan keterlibatan Usman seorang oknum ASN di Pemko Tanjungbalai yang diduga memfasilitasi dan mengetahui aksi tersebut namun masih bebas berkeliaran.
“Kenapa si Usman tidak di tahan dan dia bebas berkeliaran di kota Tanjungbalai. Sebelumnya di sejumlah Media, Kasat mengatakan bahwa si Usman mengetahui dan menegur, namun kenapa tidak melaporkan kepada pihak kepolisian atau tidak menegur anak menantunya,” ucapnya.
Azri menduga bahwa Usman memberikan keterangan palsu kepada pihak kepolisian.
Menanggapi hal tersebut, AKP. Bram Candra meminta masyarakat membantu pihak kepolisian jika ada mengetahui atau memiliki bukti bukti keterlibatan Usman.
“Bantu kami, silahkan bawa bukti atau menjadi saksi bahwa Usman terlibat dan menikmati harta dari dugaan tindakan kejahatan scammer tersebut. Minimal harus memiliki bukti untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka, jika tidak ada bagaimana kami mau menetapkan seseorang tersangka atau terlibat,” ujarnya.
Azri juga meminta agar pihak kepolisian memeriksa CCTV yang ada dirumah tersebut, agar terlihat siapa saja yang datang kerumah.
“Silahkan periksa CCTV yang ada, tapi kalau alasan rekaman hilang atau rusak, patut kami curigai bahwa ada oknum-oknum yang terlibat dalam perkara ini.” ucap Plt. Ketua DPD KNPI Energy Of Harmony.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....