Korban Longsor di Tapsel Ditemukan, Dua Orang Meninggal Dunia

  • 22 Mei 2026 15:58 WIB
  •  Medan
RRI.CO.ID, Tapanuli Selatan - Pencarian dua warga yang hilang akibat tanah longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, akhirnya membuahkan hasil. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim gabungan melakukan pencarian di lokasi kejadian selama dua hari.

Kapolsek Batangtoru, AKP Penggar M. Siboro, mengatakan dua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terbawa material longsor telah berhasil ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Korban pertama, Yasine Gulo (44), warga Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, ditemukan pada Selasa, 19 Mei 2026 pagi. Sementara, korban kedua yang merupakan anaknya, Sariman Gulo (26) ditemukan pada Rabu, 20 Mei 2026.

“Benar, dua korban tanah longsor di Kelurahan Wek I sudah ditemukan. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar AKP Penggar M. Siboro.

Pencarian pada hari kedua dimulai dari Tim gabungan kembali menyisir area longsor di Kampung Mandailing, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, untuk mencari korban yang sebelumnya belum ditemukan.

AKP Penggar mengungkapkan untuk jenazah dievakuasi ke Puskesmas Batangtoru untuk dilakukan pemeriksaan medis. “Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas Batangtoru untuk pemeriksaan medis. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya

Sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi pada Senin, 18 Mei 2026 sore, setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Batangtoru sejak sore hari. Dua warga dilaporkan hilang setelah terbawa material longsor.

Pencarian sempat dilakukan bersama masyarakat setempat dengan peralatan seadanya. Petugas kemudian mengerahkan alat berat dan memperkuat proses pencarian dengan melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, pihak keluarga, relawan, serta warga sekitar.

Dalam proses pencarian dan evakuasi, petugas melibatkan 10 personel Polri, 15 personel TNI, 20 personel BPBD, serta masyarakat setempat. Sebelumnya, pencarian juga telah dilakukan dengan bantuan satu unit alat berat karena material longsor cukup menyulitkan proses evakuasi.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....