Kunjungan Wisman Sumut Maret 2026 Capai 24.600, TPK Hotel Ikut Meningkat
- 06 Mei 2026 20:06 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mencatat perkembangan pariwisata Provinsi Sumatera Utara pada Maret 2026 menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 24.600 kunjungan. Dalam tiga bulan terakhir, mulai Januari hingga Maret 2026, jumlah kunjungan wisman tercatat relatif stabil.
Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, mengatakan kunjungan wisman pada Januari tercatat 22.583, kemudian meningkat pada Februari menjadi 24.851 dan pada Maret mencapai 24.600 kunjungan.
"Selama tiga bulan terakhir kunjungan wisman relatif cukup stabil dari 22.583 pada Januari meningkat menjadi 24.851 pada Februari dan pada Maret mencapai 24.600 kunjungan,” ujar Asim, Senin, 4 Mei 2026.
Secara month-to-month kunjungan wisman mengalami penurunan sebesar 1,01 persen. Namun secara year-on-year dibandingkan Maret 2025, jumlah kunjungan wisman meningkat sebesar 43,40 persen.
"Kinerja terbaik selama tiga bulan terakhir di tahun 2026 jika dibandingkan dengan beberapa tahun terakhir secara month to month kunjungan wisman kita memang mengalami penurunan sekitar 1,01 persen tetapi secara year on year dibandingkan dengan Maret 2025 kunjungan wisman kita meningkat 43,40 persen," ucap Asim.
Distribusi kunjungan wisman menurut lima negara utama masih didominasi oleh Malaysia dengan pangsa 39,73 persen. Selanjutnya disusul Singapura sebesar 5,10 persen, Tiongkok 3,24 persen, Jerman 1,91 persen, dan Australia 1,47 persen.
“Distribusi kunjungan wisman didominasi oleh Malaysia dengan pangsa 39,73 persen, kemudian Singapura 5,10 persen, Tiongkok 3,24 persen, Jerman 1,91 persen, dan Australia 1,47 persen,” kata Asim.
Secara month-to-month, kunjungan wisman dari Malaysia dan Singapura mengalami penurunan masing-masing sebesar 16,58 persen dan 23,80 persen. Sementara itu, kunjungan dari Tiongkok meningkat 12,55 persen, Jerman meningkat 31,28 persen, dan Australia meningkat 24,91 persen.
"Distribusi kunjungan wisman kita didominasi oleh Malaysia mencapai pangsa 39,73 persen, Singapura memberikan pangsa 5,10 persen, Tiongkok 3,24 persen, Jerman 1,91 persen dan Australia 1,47 persen. Secara bulanan dua negara penyumbang wisman yaitu Malaysia dan Singapura mengalami penurunan masing-masing sebesar 16,58 persen dan 23,80 persen, sementara Tiongkok mengalami peningkatan 12,55 persen, Jerman meningkat 31,28 persen dan Australia meningkat 24,91 persen," ucap Asim.
Sementara, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Maret 2026 tercatat sebesar 41,58 persen atau meningkat 0,91 persen dibandingkan Februari sebesar 40,67 persen.
“TPK hotel bintang secara month-to-month meningkat 0,91 persen dari 40,67 persen menjadi 41,58 persen, dan secara year-on-year meningkat 9,61 persen dari 31,98 persen pada Maret 2025,” kata Asim.
Jika dilihat berdasarkan klasifikasi, Hotel Bintang 5 meningkat menjadi 53,22 persen, dan Hotel Bintang 3 meningkat menjadi 36,19 persen. Sementara Hotel Bintang 4 mengalami penurunan menjadi 47,50 persen.
"Hotel Bintang 5 mengalami peningkatan dari 52,97 persen menjadi 53,22 persen, Hotel Bintang 3 dari 34,36 persen menjadi 36,19 persen, Hotel Bintang 1 meningkat dari 25,86 persen menjadi 27,84 persen, dan Hotel Bintang 2 meningkat dari 35,13 persen menjadi 38,64 persen. Berbanding terbalik pada Hotel Bintang 4 yang mengalami penurunan dari 48,52 persen menjadi 47,50 persen," ucap Asim.
Untuk hotel non-bintang, TPK meningkat dari 21,83 persen menjadi 26,38 persen atau naik 4,55 poin secara month-to-month dan meningkat 5,63 poin secara year-on-year. Secara total, TPK gabungan hotel di Sumatera Utara meningkat dari 28,54 persen menjadi 31,82 persen.
"Hotel Non Bintang tercatat juga mengalami peningkatan dari 21,83 persen menjadi 26,38 persen dampak dari periode libur lebaran sehingga secara month to month untuk Hotel Non Bintang meningkat 4,55 persen dan secara year on year meningkat 5,63 persen. Secara total, TPK gabungan hotel di Sumatera Utara meningkat dari 28,54 persen menjadi 31,82 persen," kata Asim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....