Pemkab Karo Jajaki Investasi dengan Singapura, Dorong Hilirisasi Pertanian
- 06 Mei 2026 15:26 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Karo - Bupati Karo, Antonius Ginting didampingi Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, menerima kunjungan dari dua pimpinan perusahaan asal Singapura, yaitu Founder & CEO MFA Insight, Mohd. Fahmi Aliman, serta Founder Biophilic, David Wu di Karo, Sabtu 2 Mei 2026. Pertemuan ini juga turut dihadiri oleh jajaran pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Karo.
Fokus utama diskusi mencakup penguatan sektor pertanian melalui hilirisasi, perluasan akses perdagangan, hingga inovasi sistem budidaya. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah rencana implementasi teknologi Controlled Atmosphere Storage (CAS) untuk komoditas hortikultura. Pemerintah Kabupaten Karo bersama Apindo tengah menjajaki pembangunan fasilitas CAS, guna mengoptimalkan proses pasca-panen.
Teknologi penyimpanan atmosfer terkendali ini diharapkan mampu menjaga kesegaran produk lebih lama, sehingga komoditas unggulan Karo memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun mancanegara. Antonius menegaskan kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mendorong modernisasi sektor pertanian.
"Melalui kerja sama ini, kita ingin memastikan hasil pertanian Karo tidak hanya melimpah secara kuantitas, tetapi juga memiliki nilai tambah (value-added) yang tinggi. Tujuannya jelas, agar produk kita mampu bersaing secara global dan kesejahteraan petani kita meningkat,” ujar Antonius.
Selain teknologi penyimpanan, pertemuan ini juga mematangkan rencana pengiriman produk hortikultura ke Kota Palangkaraya, sebagai realisasi komitmen kerja sama antardaerah (KAD). Pembahasan mencakup aspek teknis mulai dari ketersediaan stok, mekanisme logistik, hingga sistem distribusi yang efisien agar hasil panen petani dapat terserap pasar secara optimal.
"Kami juga mematangkan rencana pengiriman produk holtikultura ke Palangkaraya sebagai realisasi komitmen kerja sama antardaerah yang meliputi aspek tekni. Seperti ketersediaan stok, mekanisme logistik, dan sistem distribusi yang efisian agar hasil panen dapat terserap secara optimal," ucap Antonius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....