May Day 2026, Rico Waas Tegaskan Buruh Pilar Pembangunan

  • 01 Mei 2026 17:48 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 di Kota Medan diikuti sekitar 1.000 peserta dari unsur pekerja, perusahaan, dan pemerintah. Kegiatan yang mengusung tema “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, digelar di Gedung Pardede Hall, Medan Baru, Jumat 1 Mei 2026.

Wali Kota Medan, Rico Waas menegaskan kaum buruh merupakan pilar utama dan denyut nadi ekonomi, serta pembangunan Kota Medan.

"Buruh adalah denyut nadi ekonomi, kekuatan pembangunan, dan tonggak masa depan. Tanpa buruh, pembangunan hanyalah wacana belaka," katanya.

Rico menyoroti pentingnya kepastian kerja dan perlindungan hak tenaga kerja. Ia berjanji aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat maupun provinsi, akan diteruskan secara resmi oleh Pemko Medan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja sangat penting melalui dialog terbuka dan berkelanjutan. Sehingga terbentuk kolaborasi yang dapat mewujudkan kesejahteraan buruh secara nyata.

Rico menyebut Pemko Medan berkomitmen untuk terus mengawal hak-hak pekerja. Mulai dari kepastian kerja, perlindungan tenaga kerja, hingga sistem pengupahan yang berkeadilan.

“Kami memahami aspirasi buruh, dan akan terus mengawal agar kesejahteraan, kepastian kerja, serta perlindungan hak dapat terwujud secara nyata,” ujarnya

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap kesejahteraan pekerja, Rico menyampaikan 10 poin komitmen strategis Pemerintah Kota Medan. Poin-poin tersebut mencakup penguatan sinergi tripartit, pengawasan ketat terhadap hak normatif pekerja, hingga upaya penentuan Upah Minimum Kota (UMK) yang lebih berkeadilan dan layak.

Selain itu, Rico mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas kota melalui dialog yang komunikatif dan penuh rasa persaudaraan. Ia menegaskan Kota Medan adalah milik semua pihak, bukan hanya segelintir golongan.

"Kota ini bukan hanya milik pemerintah atau pengusaha, tapi milik para buruh dan seluruh masyarakat Medan. Mari kita perjuangkan hak-hak buruh demi Medan yang berkeadilan," katanya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan sekaligus Ketua Panitia May Day, Ramaddan, menyampaikan kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam membangun komunikasi yang lebih harmonis dan berkelanjutan.

Dalam rangkaian acara, perwakilan buruh membacakan pernyataan sikap yang kemudian diserahkan kepada Wali Kota Medan. Selain itu, Pemko Medan juga menyerahkan bantuan sosial berupa 1.100 paket sembako kepada para pekerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....