Masalah Banjir dan Sampah Jadi Prioritas Penanganan Pemerintah Tanjungbalai

  • 28 Apr 2026 04:57 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang tertunda dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Tanjungbalai. Berbagai persoalan mendasar seperti masalah banjir dan persampahan kini menjadi fokus perhatian utama jajaran pemerintah kota.

Persoalan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap kondisi pembangunan makro baik dari sektor sosial maupun ekonomi kerakyatan. Mahyaruddin mengatakan dimasa kepemimpinannya, ia siap mencari solusi untuk menyelesaikan masalah infrastruktur dasar yang selama ini dikeluhkan warga.

“Kota Tanjungbalai masih banyak pekerjaan rumah yang tertunda serta rencana rencana yang belum terlaksana,” kata Mahyaruddin, Senin, 27 April 2026.

Masalah ketersediaan air bersih dan peningkatan kualitas sumber daya manusia juga masuk dalam daftar evaluasi strategis tahunan. Mahyaruddin meminta seluruh organisasi perangkat daerah untuk bekerja lebih keras dalam memberikan pelayanan publik terbaik.

“Persoalan mendasar terkait khususnya masalah persampahan banjir dan air bersih harus segera kita tuntaskan,” ujarnya.

Mahyaruddin menyebut rencana kerja Pemkot Tanjungbalai tahun 2027 akan dirancang lebih partisipatif terhadap aspirasi masyarakat. Menurutnya, keterlibatan warga dalam merumuskan kebijakan juga menjadi faktor kunci keberhasilan pembangunan yang menyentuh akar permasalahan di lapangan.

"Kami pemerintah kota menyadari bahwa stabilitas ekonomi daerah sangat dipengaruhi oleh kualitas sarana dan prasarana umum yang tersedia. Semoga percepatan pembangunan infrastruktur mampu mendorong pertumbuhan investasi dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat daerah ini," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....