Perempuan Adalah Penggerak Perubahan, Bukan Sekadar Pengikut Keadaan

  • 27 Apr 2026 20:23 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas mengatakan perempuan hari ini tidak lagi hanya menjadi pengikut keadaan, tetapi menjadi penggerak perubahan dalam setiap krisis yang dihadapi masyarakat. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara Women Leader Festival 2026, yang diselenggarakan oleh Perempuan Pemimpin Indonesia (Perpina) Sumut, Minggu 26 April 2026.

"Ditengah dinamika perkembangan zaman yang penuh tantangan saat ini, sosok perempuan kini membuktikan diri bukan lagi sebagai penonton. Melainkan menjadi pilar ketangguhan yang mampu mengubah krisis menjadi solusi," ujar Airin.

Arin menilai kekuatan perempuan terletak pada kombinasi unik antara empati dan ketangguhan. Dalam situasi sulit, perempuan sering kali menjadi sosok yang menjaga keseimbangan hidup di sekitarnya.

"Kita mampu berdiri di garis depan dan mengambil peran strategis, baik dalam lingkup keluarga maupun kehidupan sosial," ujarnya.

Pesan yang disampaikan Airin semakin diperkuat dengan diadakannya sesi talkshow yang mengangkat tema perempuan kuat dan anak berkebutuhan khusus. Melalui talkshow ini, Airin mengingatkan bahwa setiap anak adalah anugerah.

"Di sini peran ibu menjadi sangat sentral dalam membangun kepercayaan diri anak-anak istimewa tersebut. Bukan hanya dari segi fisik, melainkan melalui ketulusan dan kesabaran dalam mendampingi anak," ucapnya.

Airin juga menyoroti pentingnya edukasi kesehatan, khususnya dalam melawan kanker. Ia berpesan agar perempuan tidak abai terhadap kesehatan diri sendiri, agar bisa menjadi pelindung bagi keluarganya.

"Pengetahuan adalah kunci pencegahan. Kita harus berani mengubah ketakutan menjadi kekuatan. Ingatlah, kecantikan sejati bukan hanya dari penampilan, melainkan dari kekuatan hati dan pikiran," ujar Airin.

Airin mengatakan "Medan Untuk Semua"adalah wujud komitmen bahwa setiap orang berhak mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Airin berharap tidak ada lagi perempuan yang merasa berjuang sendirian.

"Dengan semangat sinergi, setiap perempuan di Kota Medan diharapkan memiliki ruang seluas-luasnya untuk tumbuh, bersinar, dan berdaya. Langkah nyata ini diharapkan mampu membawa Kota Medan menjadi kota yang lebih inklusif, maju, dan berkelanjutan," kata Airin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....