Perempuan Pesisir dari Belawan, Harapkan Edukasi Digital

  • 23 Apr 2026 10:41 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Kesetaraan dan pendidikan bagi perempuan kini terasa semakin relevan. Perempuan dihadapkan pada tantangan baru di dunia digital.

Teknologi menjadi ruang untuk berkarya dan berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital. Demikian juga dengan perempuan di pesisir yang berharap dibekali edukasi digitalisasi.

Ketua DPD KPPI Medan, Nilawati, mengatakan perempuan di daerah pesisir setiap hari berjuang di laut pencari nafkah seperti menjadi buruh nelayan hingga pekerja di sektor perikanan Gabion. Menurutnya perempuan pesisir terlibat langsung dalam aktivitas pencarian nafkah membantu suami.

“Keseharianya paling ada sekitar 6 jam saja untuk istirahat,” kata Nilawati dalam Dialog Aspirasi Sumut Programa 1 RRI Medan, Selasa 21 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan perempuan pelaut memiliki aktivitas yang sama dengan laki-laki yaitu menerjang ombak turun langsung ke laut untuk mencari sambat ratah. “Perempuan masa kini mampu mengurus dapur, mengurus anak, bahkan harus mengurus suami walaupun ikut membantu suami dalam mencari nafkah,” ucapnya.

Nilawati berharap perempuan di pesisir diberikan pendidikan tentang digitalisasi sehingga tidak hanya memposting tetapi juga bisa membuat konten. “Saat ini masih belum banyak perempuan nelayan yang bisa menjadi konten creator,” tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....