Percepatan Infrastruktur Jembatan Gantung Garuda Desa Kaban Tengah
- 21 Apr 2026 08:00 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Dairi – Komando Distrik Militer (Kodim) 0206/Dairi melalui Koramil 06/Kerajaan mengerahkan personel untuk memulai percepatan renovasi Jembatan Gantung Garuda di Desa Kaban Tengah, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat. Langkah strategis ini diambil guna memastikan infrastruktur yang menjadi urat nadi warga segera fungsional kembali.
Tim yang dipimpin Pelda Jostan Lumbansiantar, mulai melakukan pengerjaan teknis di lapangan, Senin 20 April 2026. Pengerjaan fokus pada ketahanan struktur dan keamanan jembatan.
Personel gabungan dikerahkan untuk pengerjaan tersebut, terdiri dari lima personel ahli dari Koramil 06/Kerajaan, dibantu empat tenaga tukang dari masyarakat setempat. Sinergi ini difokuskan pada sasaran fisik yang krusial, yakni pengecatan tiang utama jembatan dengan proteksi antikarat, serta pemotongan plat besi strip.
Cuaca cerah yang menyelimuti wilayah Pakpak Bharat mendukung kelancaran operasional. Progres pembangunan saat ini tercatat telah mencapai 14,75 persen.
Kehadiran Jembatan Gantung Garuda memiliki peran vital sebagai akses penghubung antara Dusun Cubancer dan Dusun Siburku. Infrastruktur ini merupakan jalur kunci bagi mobilitas masyarakat desa dalam menjalankan aktivitas ekonomi, terutama distribusi hasil bumi.
Guna menjamin kualitas bangunan, sejumlah material kelas berat telah disiagakan di lokasi. Mulai dari puluhan batang besi UNP, plat bordes bunga, hingga ratusan baut dan kawat las berbagai ukuran untuk memperkokoh rangka jembatan.
Di sela-sela pengerjaan, semangat gotong royong tampak jelas saat personel TNI dan warga bahu-membahu merakit besi di workshop, serta membersihkan pondasi lama. Partisipasi aktif masyarakat ini disambut baik oleh para tokoh warga yang mengapresiasi kecepatan respon TNI dalam menangani kerusakan infrastruktur desa.
Kehadiran Babinsa di tengah pengerjaan tidak hanya memberikan bantuan tenaga. Tetapi juga menjadi stimulan bagi warga untuk terlibat langsung dalam menjaga dan membangun aset desa demi kepentingan bersama.
Terpisah, Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar menjelaskan rancangan jembatan perintis ini memiliki panjang 70 meter dan lebar 1,5 meter. Ia menekankan target percepatan ini bukan sekadar mengejar waktu, melainkan memastikan keselamatan warga saat melintas.
"Kami menargetkan jembatan ini segera rampung agar akses antara Dusun Cubancer dan Dusun Siburku kembali normal. Dengan infrastruktur yang layak, kami optimis roda perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat di Desa Kaban Tengah akan kembali bergeliat tanpa hambatan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....