Walikota Tanjungbalai Lantik 11 Kadis, Tegaskan Bukan Sekadar “Siap Pak” dan ABS

  • 19 Apr 2026 19:50 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Walikota Tanjungbalai, Mahyarudin Salim, resmi melantik sebelas pejabat tinggi pratama eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai, Jumat, 17 April 2026. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Sutrisno, Kantor Walikota Tanjungbalai, Jalan Jenderal Sudirman.

Dalam amanatnya, Mahyarudin Salim menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas birokrasi dalam menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

“Penunjukan sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama adalah amanah besar. Tidak hanya dituntut mampu memimpin, tetapi juga harus menjadi teladan bagi bawahan dan bertindak sebagai jenderal lapangan dalam menyukseskan program pemerintah,” ujarnya.

Ia juga meminta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dilantik agar mengubah pola kerja birokrasi menjadi lebih kolaboratif lintas sektor, adaptif terhadap perubahan, inovatif dalam menyelesaikan persoalan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Lebih lanjut, Mahyarudin menekankan agar para pejabat tidak bekerja secara rutinitas semata. Ia mengingatkan bahwa jabatan harus dijadikan sebagai ruang untuk melahirkan terobosan dan perubahan nyata.

“Jangan hanya asal ucapkan ‘siap pak’ atau bekerja dengan prinsip asal bapak senang (ABS). Kinerja harus nyata dan terukur,” ucapnya.

Walikota juga menegaskan bahwa evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala dan objektif. Menurutnya, tidak ada lagi ruang bagi pejabat yang tidak mampu menunjukkan kinerja dan komitmen terhadap tugas yang diemban.

Selain itu, ia mengingatkan agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan manfaatnya.

“Ke depan, saya tidak ingin lagi melihat program yang tidak berdampak. Setiap rupiah anggaran harus jelas manfaatnya bagi masyarakat,” katanya.

Di akhir amanatnya, Mahyarudin Salim juga berpesan kepada seluruh pejabat agar menjaga etika komunikasi dan berhati-hati dalam berbicara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....