Pemkab Karo Paparkan Usulan Proyek Strategis Kepada Pemerintah Pusat
- 17 Apr 2026 08:01 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Karo - Dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan mengatasi kendala konektivitas wilayah, Pemerintah Kabupaten Karo menggelar rapat monitoring dan evaluasi (Monev) usulan infrastruktur secara daring, Selasa 14 April 2026. Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Kabupaten Karo untuk menyelaraskan prioritas daerah dengan rencana pembangunan nasional.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karo, Antonius Ginting yang memaparkan sejumlah usulan proyek strategis. Usulan proyek tersebut bertujuan untuk membuka aksesibilitas, mengurai kemacetan kronis di jalur Medan–Kabanjahe, memperkuat sistem irigasi pertanian, serta mendorong sektor pariwisata.
Beberapa poin utama usulan infrastruktur yang diajukan seperti konektivitas jalan meliputi pembangunan jalan alternatif Simpang Tuntungan-Sembaikan-Berastagi, jalan Sp. 3 Delitua–Rumah Liang–Serdang–Sp. Sinaman. Kemudian, pembangunan Jalan Tol Medan–Kabupaten Karo, serta pelebaran ruas Tugu Kol - Sp. Ujung Aji.
Selanjutnya, usulan pembangunan infrastruktur desa dan logistik mengenai pembangunan Jalan Kutabuluh - Mburidi melalui Program Inpres, transportasi air dan pariwisata dengan melakukan peningkatan Dermaga Tongging guna mendukung penyeberangan ke Samosir. Dalam bidang sosial dan ketahanan pangan, diusulkan pembangunan rumah bagi korban bencana Sinabung, dan perbaikan sejumlah daerah irigasi.
"Pembangunan infrastruktur adalah kebutuhan mendesak bagi Kabupaten Karo. Kita memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pariwisata, namun tantangan utama kita adalah konektivitas dengan dukungan pemerintah pusat, kami berharap rencana ini dapat direalisasikan demi menggerakkan ekonomi masyarakat," ucap Antonius.
Mewakili pemeritah pusat hadir memberikan arahan Asisten Deputi Pemerataan Pembangunan dan Pengembangan Wilayah I Kemenko Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah. Hadir pula perwakilan kementerian teknis, meliputi Kementerian PU, BBPJN Sumut, BWS II Sumut, Kementerian Perhubungan, Kementerian PKP, dan Kementerian ATR/BPN.
Menanggapi usulan yang dikemukakan pemeritah kabupaten Karo, pihak pemerintah pusat memberikan sejumlah catatan strategis sebagai langkah tindak lanjut. Meliputi usulan pembangunan jalan daerah dan jalur alternatif, diarahkan agar segera diajukan melalui mekanisme Program Inpres Jalan, rencana pembangunan Jalan Tol Medan–Karo akan masuk ke tahap diskusi lebih lanjut dengan pihak pengelola jalan tol terkait kelayakan teknis dan skema investasi.
Kemudian terkait Irigasi Paya Lah-lah, akan dilakukan koordinasi lintas sektor antara BWS I dan Kementerian Kehutanan, penanganan 153 unit rumah bagi korban bencana Sinabung akan diupayakan untuk ditangani oleh Kementerian PKP. Sementara pembangunan Dermaga Tongging akan diawali dengan penyusunan Feasibility Study (FS) dan Detailed Engineering Design (DED) oleh Kementerian Perhubungan.
Rapat Monev ini diharapkan dapat menjadi jembatan sinergi yang kuat antara daerah dan pusat. Sehingga usulan-usulan strategis tersebut dapat segera masuk ke dalam tahapan implementasi fisik di tahun anggaran mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....