Arman Chandra Kembali Terpilih Menjadi Ketua Kadin Medan Periode 2025-2030
- 16 Apr 2026 09:40 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Medan menggelar pelantikan dan pengukuhan kepengurusan Kadin Medan masa bakti 2025–2030, sekaligus Rapat Pimpinan Kota (Rapimkot) Kadin Medan tahun 2026 pada Rabu, 15 April 2026.
Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif, Membangun SDM Kompeten Menuju Indonesia Emas 2045.”
| Baca juga: Bobby Nasution Lantik 8 Pejabat Eselon II |
Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan periode 2025–2030 terpilih Arman Chandra, menegaskan komitmen organisasinya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Medan dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah yang tangguh dan inklusif. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
“Kami menyadari bahwa KADIN tidak bisa berjalan sendiri. Oleh karena itu, KADIN Medan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan dalam membangun fondasi ekonomi kota yang lebih tangguh,” ujar Arman.
Ia juga menyoroti tantangan ekonomi global seperti ketidakpastian geopolitik, konflik perdagangan, fluktuasi harga komoditas, dan gangguan rantai pasok yang menuntut dunia usaha untuk lebih adaptif dan inovatif. Di tingkat lokal, Arman menekankan pentingnya akselerasi digitalisasi UMKM, transisi menuju ekonomi hijau, serta menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan inflasi.
Armand menyebut KADIN Medan harus hadir sebagai solusi bagi seluruh pelaku usaha, dari skala mikro hingga besar, agar mampu bertahan dan berkembang. Melalui semangat “Medan untuk Semua, Semua untuk Medan,” ia berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat, memperluas jejaring bisnis, serta menjadikan Medan sebagai pusat ekonomi inklusif di gerbang barat Indonesia.
"Ini bukan sekadar slogan, ini adalah janji bahwa pertumbuhan ekonomi di Medan harus dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat. Kami akan memastikan iklim investasi yang sehat, mempermudah aset sejali bisnis, dan menjadikan Medan sebagai pusat ekonomi yang inklusif di gerbang barat Indonesia," ujar Arman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....