Rico Waas ajak KADIN Medan Perkuat Perekonomian Medan
- 16 Apr 2026 09:08 WIB
- Medan
RRI.CO.ID,Medan-Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pelantikan pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan masa bakti 2025–2030 yang digelar pada Rabu, 15 April 2026. Rico Waas mengajak jajaran pengurus baru KADIN Medan di bawah kepemimpinan Arman Chandra untuk memperkuat perekonomian kota melalui peningkatan investasi dan hilirisasi produk.
Rico menekankan pentingnya kerja tim dalam menjalankan roda organisasi, serta berharap Kadin Medan dapat menjadi agent of change yang memberikan stimulus ekonomi nyata bagi para pelaku usaha.
“Jangan biarkan ketua bekerja sendiri. Organisasi akan berfungsi baik jika seluruh struktur bergerak bersama,” kata Rico.
Rico juga memaparkan capaian investasi Kota Medan yang melonjak hingga 191 persen pada tahun sebelumnya. Untuk tahun ini, Rico menaruh harapan besar kepada Kadin agar mampu menghadirkan lebih banyak investor, baik dari dalam maupun luar negeri.
"Pemko Medan komitmen penuh untuk menghapus praktik pungutan liar serta berbagai hambatan birokrasi yang dapat mengganggu iklim investasi, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ucap Rico.
Rico Waas juga menyoroti potensi ekonomi dari program nasional Makan Bergizi Gratis. Berdasarkan data, target Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Medan mencapai 255 titik dengan proyeksi melayani sekitar 700.000 jiwa setiap harinya. Kebutuhan bahan pangan dari program tersebut sangat besar, jika program ini berjalan penuh, kebutuhan telur di Medan bisa mencapai 5,6 juta butir per bulan.
"Melihat potensi ini saya mengajak Kadin untuk mencetak pengusaha-pengusaha baru di sektor pangan, seperti telur dan sayuran, guna memperkuat rantai pasok dan memastikan ketersediaan stok di Kota Medan", ujar Rico.
Menurut Rico, Kadin Medan harus menjadi motor penggerak utama dalam menjadikan Medan sebagai hub perdagangan yang mengedepankan hilirisasi produk. Untuk itu Rico Waas meminta Kadin tidak lagi bekerja secara normatif, melainkan revolusioner dalam membawa produk lokal ke pasar internasional.
Potensi besar UMKM Medan yang selama ini masih bermain di pasar mikro. Ia mendorong Kadin untuk melakukan riset pasar global, termasuk mengembangkan produk camilan lokal seperti rengginang yang dinilai memiliki peluang ekspor.
Dengan pelantikan ini, sinergi antara Pemko Medan dan Kadin diharapkan mampu mengeksekusi tiga pilar utama pembangunan ekonomi, yakni peningkatan investasi, pemanfaatan peluang dari program nasional, serta transformasi UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing di pasar internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....