Irwansyah Putra Palembang Bantah Tuduhan Pungutan Meja di Pasar Bahagia
- 15 Apr 2026 18:37 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Pengurus Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA) Tanjungbalai, Irwansyah Putra Palembang mengklaim bantah turut memungut uang pembayaran meja bagi pedagang Pasar Bahagia. Hal itu untuk menepis dirinya yang sebelumnya disebut-sebut oleh sejumlah pedagang terkait dugaan permintaan uang pembayaran meja di Pasar Bahagia senilai Rp2,5 juta.
Kepada wartawan, Irwansyah menegaskan dirinya tidak pernah memaksa ataupun meminta pedagang untuk membayar biaya meja sebagaimana yang disampaikan dalam dialog antara pedagang dan Wali Kota Tanjungbalai pada Senin, 13 April 2026.
“Tidak benar itu. Saya tidak pernah memaksa pedagang untuk membayar meja seperti isu yang berkembang,” ujar Irwansyah. Rabu, 15 April 2026.
Selain itu, Irwansyah juga membantah keterlibatannya dalam salah satu asosiasi pedagang yang baru dibentuk. Ia menegaskan dirinya tidak termasuk dalam kepengurusan organisasi dimaksud.
“Kalau ada asosiasi baru yang katanya diketahui oleh Wali Kota Tanjungbalai dan Plt. Kadis terkait, saya tidak ada terlibat di dalamnya,” ucapnya.
Irwansyah menambahkan, saat ini dirinya hanya aktif sebagai pengurus PAPERA dan tidak tergabung dalam asosiasi pedagang lainnya. Ia pun menantang pihak-pihak yang mengaitkan namanya untuk menunjukkan bukti resmi.
“Saya hanya pengurus PAPERA, tidak di asosiasi pedagang lainnya. Kalau memang ada nama saya di dalam, silahkan tunjukkan SK-nya, jangan main klaim saja,” katanya.
Pernyataan ini disampaikan Irwansyah untuk meluruskan informasi yang beredar di tengah para pedagang serta menghindari kesalahpahaman yang dapat memperkeruh situasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....