Harga Plastik Meroket Berimbas Penyediaan Minyakita
- 15 Apr 2026 10:14 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Minyak merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat. Namun saat ini masyarakat Sumatera Utara mengeluh dengan adanya kesulitan dalam mendapatkan minyakita. Selain jumlahnya terbatas, harga dipasaran juga sudah melebihi harga eceran tertinggi yang ditetapkan oleh pemerintah. Disinyalir, kenaikan harga minyakita terjadi karena adanya kenaikan harga biji plastik yang berimbas pada produksi.
Pimpinan Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan produsen minyakita mengalami kendala dipasaran terkait dengan produksi atau penyediaan plastik. Menurutnya, perang Iran, Israel, dan Amerika, menyebabkan harga minyak dunia menjadi naik, begitu juga dengan biji plastiknya.
“Produsen beralasan bahwa ini masih menyediakan bantuan pangan minyak kita untuk bulog, sementara untuk memproduksi ke pasaran umum mungkin terkendala berkaitan dengan kemasan,” kata Budi Cahyanto dalam Dialog Aspirasi Sumut Programa 1 RRI Medan, Senin 13 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan Bulog menjual minyakita sesuai dengan ketentuan dari produsen seharga Rp. 13.500 dan dijual ke pengecer seharga Rp. 14.500. “distribusinya sudah meratalah di seluruh wilayah,” ucapnya.
Ia juga menambahkan alokasi bantuan pangan berupa minyakita yang dilaksanakan Bulog seharusnya mampu meredam kebutuhan masyarakat karena hampir sepertiga lebih dari kebutuhan masyarakat untuk minyakita disediakan langsung di kelurahan dan desa – desa.
Sejalan dengan hal tersebut, Muliadi, Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa mengatakan saat ini Desa Bangun Sari sudah mendapatkan 2 (dua) kali bantuan pangan gratis berupa beras dan minyakita. Menurutnya, pada tahap 2 ini, Desa Bangun Sari menerima 1730 penerima bantuan pangan dan sudah tersalur kepada masyarakat miskin sekitar 900 lebih bantuan.
“Penyaluran bantuan berjalan dengan lancar, walaupun terkendala nama penerima bantuan yang berganti karena beberapa faktor,” ujarnya kepada RRI Medan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....