Sensus Ekonomi 2026 di Tanjungbalai Gunakan Sistem Daring dan Survei Digital
- 11 Apr 2026 14:33 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungbalai akan menerapkan sistem digital dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun 2026. Metode ini mencakup pengisian kuesioner secara daring oleh pelaku usaha yang dilanjutkan dengan survei lapangan berbasis digital.
Kepala BPS Tanjungbalai Nizaruddin menjelaskan bahwa pendekatan digital diambil untuk memastikan efisiensi dan akurasi data yang dikumpulkan. Seluruh sektor usaha, baik formal maupun informal, akan menjadi target pendataan guna menyusun basis data ekonomi yang terintegrasi.
| Baca juga: Tanjungbalai Promosikan UMKM di PRSU ke-50 |
Pemerintah Kota Tanjungbalai memberikan apresiasi atas inovasi teknologi yang diterapkan oleh BPS dalam mempermudah akses pelaporan data bagi masyarakat. Langkah yang selaras dengan semangat digitalisasi birokrasi yang tengah didorong oleh pemerintah daerah.
“Pelaksanaan sensus nantinya diawali pengisian kuesioner secara daring kemudian dilanjutkan survei lapangan berbasis digital,” kata Nizaruddin, Sabtu, 11 April 2026.
Nizaruddin meminta masyarakat tidak ragu dalam memberikan data karena kerahasiaan informasi pelaku usaha dijamin sepenuhnya oleh undang-undang. Menurutnya, keberhasilan metode digital itu bergantung pada literasi digital para pelaku usaha di Kota Tanjungbalai.
“Insya Allah ini adalah langkah yang baik menghadirkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta komprehensif bagi daerah,” ujarnya, menambahkan.
Nizaruddin pun berharap integrasi data berbasis digital dapat memangkas waktu birokrasi dalam penyusunan laporan tahunan ekonomi daerah. Hasil dari sensus itu nantinya akan menjadi rujukan utama bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di Tanjungbalai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....