Pedagang Protes Penataan Pasar Bahagia
- 11 Apr 2026 08:25 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Suasana sosialisasi penataan pedagang di Pasar Bahagia, Kota Tanjungbalai, diwarnai insiden adu argumen antara pedagang dan rombongan pemerintah daerah, Jumat 10 April 2026. Sebagian pedagang menolak penataan pasar.
Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina tersebut, sepasang suami istri pedagang setempat secara terbuka menyampaikan penolakan. Mereka menilai penataan akan merugikan pedagang.
Pedagang perempuan tersebut menyuarakan keberatannya dengan nada tinggi. Ia meminta pemerintah lebih memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat kecil. Ia menilai kebijakan penataan tidak mempertimbangkan pendapatan pedagang yang bergantung pada aktivitas di pasar.
“Tengok dulu ekonomi rakyat, Pak, jangan semena-mena. Belajar ekonomi dulu bapak-bapak, jangan hanya lihat ke atas, lihat pendapatan rakyat Tanjungbalai. Kami berdagang supaya anak kami bisa sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, suaminya juga melontarkan protes serupa dengan menyinggung kondisi inflasi daerah. Ia menilai kebijakan yang diambil tidak berdasarkan pemahaman terhadap situasi ekonomi masyarakat. Ia bahkan sempat melontarkan kata-kata tidak pantas kepada rombongan pejabat yang hadir.
“Belajar ekonomi dulu, lihat inflasi daerah, jangan asal bicara. Ini bukan belajar menggusur,” ucapnya emosional.
Meski mendapat penolakan keras, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina terlihat tetap tenang. Ia memilih melanjutkan peninjauan dengan berjalan melewati kios pedagang tersebut, tanpa menanggapi secara langsung.
Kegiatan sosialisasi penataan pedagang ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Tanjungbalai untuk menertibkan kawasan pasar, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat. Namun demikian, penolakan dari sebagian pedagang menunjukkan masih adanya kekhawatiran terkait dampak kebijakan terhadap keberlangsungan usaha mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....