Pemprov Sumut Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat Program PERMATA
- 10 Apr 2026 07:51 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat pemulihan ekonomi keluarga terdampak bencana melalui Program Perempuan Tangguh dan Mandiri (PERMATA). Program ini dijalankan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sumut sebagai salah satu prioritas pada 2026.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas P3AKB Sumut, Dwi Endah Purwanti, dalam konferensi pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, pada Kamis, 9 April 2026. Dwi mengatakan program PERMATA diharapkan mampu menjadikan perempuan terdampak bencana sebagai pelopor kebangkitan ekonomi keluarga.
“Program PERMATA ini merupakan program prioritas yang kami lakukan di tahun 2026. Kami berharap program ini dapat menjadikan perempuan yang terdampak bencana sebagai pelopor kebangkitan keluarga,” ujarnya.
Dwi menjelaskan, program ini difokuskan pada pelatihan budidaya pertanian berbasis hidroponik dan vertical garden bagi perempuan yang tinggal di hunian tetap (huntap) di Tapanuli Selatan.
| Baca juga: Bobby Nasution Lantik 8 Pejabat Eselon II |
“Kami mengajak perempuan di huntap Tapsel untuk bertani agar dapat memenuhi kebutuhan keluarga dan bisa mendatangkan income sehingga membantu mereka pulih dari bencana. Selain itu, kami juga memberikan pelatihan pengolahan makanan frozen food serta bantuan alat usaha,” katanya.
Selain penguatan ekonomi, Dwi mengatakan DP3AKB Sumut juga memberikan layanan psikososial bagi perempuan dan anak terdampak bencana dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga psikolog dan lembaga masyarakat.
“Saudara kita yang terdampak bencana tentunya sangat membutuhkan layanan psikososial. Mereka ada yang kehilangan suaminya, ada yang kehilangan orang tuanya. Karena itu, kami fokus memberikan layanan ini kepada perempuan dan anak di wilayah Tapsel, Tapteng, dan Sibolga,” ujarnya.
Dwi mengatakan DP3AKB Sumut juga menyalurkan bantuan kebutuhan spesifik perempuan dan anak serta makanan siap saji kepada sekitar 1.000 korban banjir dan longsor di wilayah Sumatera Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....