Wali Kota Medan Buka Musrenbang RKPD 2027

  • 31 Mar 2026 18:18 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2027, Selasa 31 Maret 2026. Kegiatan ini mengusung tema "Akselerasi Peningkatan Investasi untuk Perekonomian Kota yang Modern, Maju, Inklusif dan Berkelanjutan" menjadi kompas bagi arah pembangunan di ibu kota Sumatera Utara (Sumut).

Rico mengatakan Medan sebagai kota terbesar di bagian barat Indonesia berhadapan langsung dengan negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Karena itu, Medan harus bertransformasi menjadi simbol kemajuan nasional.

"Kita tidak bisa berjalan di tempat. Kota Medan harus terus maju dan berkembang, serta mampu menjawab harapan masyarakat dan tantangan pembangunan kedepan,” kata Rico.

Rico menekankan empat fokus utama dalam arah pembangunan ke depan, di antaranya penguatan ekonomi kerakyatan yang inklusif, berfokus terhadap pemberdayaan UMKM dan revitalisasi pasar tradisional agar ekonomi tidak hanya dikuasai segelintir pihak. Ia juga menyoroti potensi besar dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dapat menggerakkan ekonomi lokal.

Kedua, pembangunan infrastruktur yang merata. Artinya pembangunan tidak boleh lagi terfokus di tengah kota. Melainkan harus dilakukan secara merata, khususnya di Medan bagian Utara.

Lalu ketiga, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) berbasis kualitas hidup. Peningkatan SDM ini didasari atas peningkatan indeks kesehatan dan pendidikan, sebagai kunci agar masyarakat terbebas dari jerat kemiskinan.

Dan keempat, penguatan reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang lebih profesional, transparan serta berbasis digital. Sehingga mampu memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat.

Rico juga menetapkan target indikator makro untuk tahun 2027. Antara lain, pertumbuhan ekonomi dipacu mencapai 5,7 persen - 6,1 persen, penurunan angka kemiskinan dari 7,25 persen menjadi 6,0 persen - 6,5 persen, indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan menembus angka 86,2 - 86,6 persen, dan inflasi ditekan ke angka ideal 1,1 persen - 2,5 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....