Bupati Tapsel Buka Musrenbang RKPD 2027
- 31 Mar 2026 07:52 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tapanuli Selatan - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Senin 30 Maret 2026. Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menegaskan Musrenbang bukan sekadar agenda formal perencanaan, tetapi momentum menentukan arah kebangkitan daerah pascabencana, sekaligus pijakan menuju ekspansi pembangunan.
Gus Irawan menyampaikan Musrenbang tahun ini memasuki tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Tapanuli Selatan 2025–2029, sehingga diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian pembangunan. Ia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Tapanuli Selatan pada tahun 2025 masih mampu bertahan di atas 5 persen, meskipun pada triwulan terakhir mengalami tekanan hingga 2,4 persen akibat dampak bencana.
“Ini menunjukkan ketahanan ekonomi daerah kita cukup kuat. Namun, bencana memberi pelajaran penting bahwa pembangunan harus semakin tangguh dan adaptif,” ujar Gus Irawan.
Musrenbang Tapsel mengusung tema “Percepatan Pemulihan Pascabencana Terintegrasi sebagai Pondasi Peningkatan Kualitas SDM dan Daya Saing Daera, untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi serta Peningkatan Pendapatan Masyarakat yang Inklusif dan Berkelanjutan." Gus Irawan menegaskan pembangunan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.
Tema ini mengandung makna pemulihan pascabencana harus mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi, memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Serta membangun sistem pembangunan daerah yang lebih tangguh di masa depan.
“Melalui Musrenbang ini, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dan kolaborasi, agar setiap perencanaan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.
Gus Irawan juga memaparkan sejumlah capaian penting Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan. Di antaranya, nilai SAKIP meningkat dari kategori CC menjadi B, Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK meningkat dari zona merah ke zona hijau dan meraih peringkat lima se-Sumatera Utara, dan perolehan SDGs Award tingkat nasional. Ia turut mengapresiasi sinergi Forkopimda dan seluruh stakeholder dalam percepatan pemulihan pascabencana, termasuk pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak.
“Alhamdulillah, tidak ada lagi korban bencana yang merayakan Idulfitri di tenda pengungsian. Ini bukti kolaborasi kita semua. Kolaborasi Sumut Berkah, Tapsel Bersinergi, Tapsel Bangkit,” kata Gus Irawan.
Melalui Musrenbang RKPD Tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan berharap lahir perencanaan pembangunan yang kolaboratif, adaptif terhadap bencana. Selain itu juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan menyejahterakan seluruh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....