Hari Pertama Kerja Pasca WFA Diwarnai Silaturahmi
- 30 Mar 2026 21:25 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Hari pertama masuk kerja pasca kebijakan Work From Anywhere (WFA) Idulfitri 1447 Hijriah di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara, Senin 30 Maret 2026, berlangsung penuh kehangatan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak jelas di antara para aparatur sipil negara yang kembali beraktivitas. Momen tersebut dimanfaatkan sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi setelah menjalani libur Hari Raya Idulfitri.
Para pegawai terlihat saling bersalaman dan bermaaf-maafan sebagai bentuk memperkuat hubungan antarsesama. Kegiatan ini menjadi tradisi yang terus dijaga sebagai bagian dari nilai-nilai kebersamaan di lingkungan Kementerian Agama. Suasana harmonis yang tercipta turut menghadirkan energi positif dalam memulai kembali aktivitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara, H. Julsukri M. Limbong, dalam arahannya menekankan pentingnya menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana memperbaiki hubungan antarsesama. Ia menyampaikan bahwa saling memaafkan merupakan fondasi dalam membangun lingkungan kerja yang sehat dan harmonis. “Di hari yang fitri ini, mari kita saling memaafkan agar hati kita menjadi bersih dan hubungan kita semakin baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa hati yang bersih akan berdampak pada meningkatnya semangat kerja serta kualitas pelayanan publik. Menurutnya, suasana kerja yang kondusif tidak terlepas dari hubungan yang baik antarpegawai. Oleh karena itu, momentum Idulfitri diharapkan dapat menjadi titik awal untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan di lingkungan kerja.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, baik secara fisik maupun mental, dalam mendukung pelaksanaan tugas. Ia mengutip pandangan Ibnu Rusdi yang menyatakan bahwa kondisi kesehatan seseorang sangat dipengaruhi oleh pikiran. “Untuk mendapatkan kesehatan itu tidak terlepas dari pikiran. Jika banyak pikiran, maka akan terganggu kesehatannya,” ucap Julsukri.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara jasmani dan rohani dalam kehidupan sehari-hari. Keseimbangan tersebut dinilai sebagai kunci dalam menjalankan tugas secara optimal dan berkelanjutan. Dengan kondisi fisik dan mental yang baik, setiap pegawai diharapkan mampu memberikan kinerja terbaiknya.
Ia menegaskan bahwa tujuan dari menjaga kesehatan dan kebersihan hati adalah untuk membentuk pribadi yang bertakwa. Ketakwaan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah, tetapi juga melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bekerja. “Tujuan kita bukan hanya sehat, tetapi juga menjadi pribadi yang bertakwa,” ucapnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh pegawai dapat mengimplementasikan nilai-nilai kebaikan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Penyampaian kebaikan juga diharapkan dilakukan dengan cara yang bijaksana dan penuh kelembutan. Dengan demikian, lingkungan kerja di Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara dapat terus terjaga harmonis, profesional, dan produktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....