Bobby Nasution Salat Idulfitri Bersama Ribuan Masyarakat Sergai

  • 21 Mar 2026 15:22 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Serdang Bedagai – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai. Salat dilaksanakan di Masjid Agung Serdang Bedagai, Jalan Lintas Medan–Tebingtinggi, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu 21 Maret 2026.

Bobby Nasution datang bersama Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu, sekitar pukul 06.45 WIB. Mereka disambut Bupati Sergai Darma Wijaya. Kemudian Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan, Ketua TP PKK Sergai Rosmaida Darma Wijaya, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sergai, serta masyarakat.

Pelaksanaan salat dimulai pukul 07.00 WIB. Salat berlangsung khidmat, dan diikuti ribuan jemaah yang memadati kawasan masjid.

Usai salat, Bobby Nasution didampingi Bupati Sergai bersalaman dengan para jemaah. Ia menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada masyarakat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada masyarakat Sumut. Mohon maaf lahir dan batin,” ujar Bobby Nasution.

Pada kesempatan tersebut, Bobby juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan tali asih kepada masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan halal bihalal bersama masyarakat di tenda yang disediakan Pemerintah Kabupaten Sergai.

Sementara, Ustaz Muhammad Ridho Marudut Sitorus dalam khotbahnya menyampaikan, untuk mewujudkan kesucian diri, terdapat dua hal penting yang perlu dipahami dan ditanamkan dalam hati serta sukma. Pertama, penguatan dimensi vertikal kepada Allah SWT, yaitu dengan meningkatkan kualitas ibadah serta memohon ampunan atas segala dosa.

Kedua, penguatan dimensi horizontal kepada sesama manusia dengan menumbuhkan kepekaan sosial, serta senantiasa menebar kebaikan dan kasih sayang.

"Apabila kedua hal ini mampu kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, maka Insyaallah hidup kita akan dilimpahi kebahagiaan hingga akhir hayat," ucapnya.

Ia juga menyampaikan Ramadan dan Idulfitri merupakan momen pembuktian. Saat Ramadan, umat dilatih untuk mengendalikan nafsu dan amarah, sementara pada Idulfitri saling memaafkan satu sama lain.

"Mari kita jadikan Idulfitri ini sebagai Idulfitri terbaik, dan semoga Allah SWT menjaga kesucian kita di hari yang fitri ini, sebagaimana bayi yang baru dilahirkan kembali," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....