Wagub Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
- 15 Mar 2026 21:49 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Wakil Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Surya, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk terus menjaga kondusivitas dan stabilitas daerah. Hal itu dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah pusat.
Komitmen tersebut disampaikan Surya saat menghadiri silaturahmi bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, di Makodam I/Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto Medan, Minggu 15 Maret 2026.
Menurut Surya, stabilitas daerah tidak hanya dibangun melalui kekuatan institusi pemerintah dan aparat keamanan. Tetapi juga melalui peran aktif tokoh masyarakat sebagai penyejuk dan pengayom di tengah masyarakat.
Surya menambahkan, Sumut merupakan provinsi yang majemuk dengan beragam suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan besar yang harus dijaga melalui nilai-nilai toleransi.
“Peran tokoh agama dan tokoh adat sangat penting sebagai penjaga harmonisasi dan kerukunan di tengah masyarakat,” kata Surya.
Ia juga menyampaikan Pemprov Sumut mengusung visi pembangunan daerah Kolaborasi Sumut Berkah. Melalui visi tersebut, pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan tokoh masyarakat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemprov Sumut mendorong sejumlah langkah strategis pembangunan. Antara lain penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago mengingatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar tetap kompak dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Pada akhirnya semua yang kita lakukan adalah untuk mensejahterakan rakyat. Jangan membawa perasaan masing-masing, karena rakyat membutuhkan kita. Curahkan perhatian kita sepenuhnya untuk rakyat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama. Seperti peredaran narkoba, premanisme, penyebaran berita hoaks, hingga praktik judi online yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
Selain itu, Djamari menekankan pentingnya peran Forkopimda dan tokoh agama dalam merangkul generasi muda. Ia meminta generasi muda terlibat aktif menjaga persatuan dan stabilitas daerah.
“Bagaimana kita melibatkan anak-anak muda, merangkul mereka, serta memberikan ruang untuk berkontribusi dalam pembangunan dan menjaga persatuan,” ujarnya.
Ia juga meminta tokoh masyarakat dan jajaran Forkopimda untuk segera meluruskan berbagai isu hoaks yang beredar di tengah masyarakat. Seperti isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) maupun krisis pangan.
Ia meyebut pemerintah memastikan ketersediaan energi dan pangan nasional tetap aman dan mencukupi bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....