Jembatan Bailey di Nias Diresmikan, Perlancar Mobilitas Masyarakat

  • 11 Mar 2026 10:42 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Nias Selatan – Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution meresmikan Jembatan Bailey bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Desa Silfalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Selasa 10 Maret 2026. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat.

Jembatan yang dibangun oleh TNI AD itu memiliki panjang 33 meter dan lebar 3,65 meter, dengan kapasitas hingga 10 ton. Struktur jembatan menggunakan balok pengapit, guna memastikan keamanan bagi para pengguna.

“Tentunya ini akan membantu mobilitas dan akses masyarakat kita, anak-anak kita untuk bersekolah, menghubungakan daerah yang terisolir,” kata Bobby Nasution usai peresmian.

Bobby Nasution berharap semakin banyak jembatan yang dapat dibangun di wilayah Kepulauan Nias, mengingat masih banyak daerah yang membutuhkan infrastruktur tersebut. Menurutnya, topografi wilayah Kepulauan Nias membutuhkan banyak jembatan untuk mempermudah mobilitas masyarakat.

“Kami bersama bupati dan wali kota di Kepuluan Nias berharap semakin banyak jembatan-jembatan yang bisa memperlancar mobilitas masyarakat. Karena memang sangat dibutuhkan di sini,” kata Bobby Nasution.

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah membangun 220 jembatan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Nias Selatan. Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya dalam distribusi hasil bumi, serta akses pendidikan bagi anak-anak.

“Anak-anak jadi tidak susah ke sekolah, tidak perlu basah-basahan, hasil pertanian juga lebih mudah untuk didistribusikan. Ada yang katanya harus mutar-mutar dulu sehingga costnya lebih besar, mudah-mudahan ini bisa membantu,” kata Maruli Simanjuntak.

Ia juga menyampaikan TNI terus melanjutkan pembangunan jembatan di berbagai wilayah. Hingga saat ini, sebanyak 220 jembatan telah rampung dibangun dan 1.076 lainnya masih dalam proses.

“Ini perintah Presiden, agar kami bisa membantu tiap daerah menyelesaikan masalah jembatan,” kata Maruli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....