Bupati Tapanuli Selatan Perkenalkan Varietas Baru Padi Gamagora

  • 11 Mar 2026 08:17 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, memperkenalkan varietas baru padi Gamagora kepada warga Desa Janji Manaon, Kecamatan Batang Angkola, Senin 9 Maret 2026. Gus Irawan menyebut varietas padi Gamagora ini dapat meningkatkan produktifitas padi guna menutupi tiga ribu hektar sawah gagal panen, karena terdampak bencana yang terjadi pada akhir November 2025.

"Gama singkatan dari Gajah Mada, karena yang menemukan bibit varietas baru ini dari Universitas Gajah Mada sehingga diberi nama Gama. Sedangkan Gora singkatan dari gogo yakni padi gogo darat, dan rancah adalah padi air. Persilangan padi darat dengan padi air," ucap Gus Irawan.

Demonstration plot varietas Gamagora pernah dilakukan di daerah Tatengger. Hasilnya sangat memuaskan, dengan produksi 9,6 ton per hektar.

"Hasil demplot kita di Tatengger adalah 9,6 ton per hektar. Kemudian 80 hari sudah bisa dipanen, dan nasinya enak," ujar Gus Irawan.

Gus Irawan menyebut varietas Gamagora ini kembali didemplot di dua tempat berbeda di Tapsel. Yakni di daerah Sayurmatinggi dan Tano Tombangan (Tantom).

"Ini kita demplot lagi di Sayurmatinggi dan Tantom, untuk memastikan bahwa Gamagora ini memang cocok di Tapanuli Selatan," ucapnya.

Ia pun menyarankan warga untuk menanam padi Gamagora ini di saat musim panas atau ketika debit air sedang kecil.

"Kalau sekiranya dalam setahun sawah kita hanya 2 kali tanam, nah paling tidak pas air tidak ada maka tanam lah Gama Gora. Jadi bisa tiga kali tanam dalam setahun," katanya.

Gus Irawan pun mengajak masyarakatnya yang berprofesi sebagai petani untuk bisa bersama-sama meningkatkan produksi padi, sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mengatakan salah satu faktor yang menggerus pertumbuhan ekonomi Tapsel adalah kehilangan tiga ribu hektar sawah, dikalikan produksi rata-rata 5,5 ton per hektar.

"Berarti 16.500 ton kita kehilangan produksi padi. Untuk itu besar harapan saya di saat air sedang tidak ada agar kita menanam Gamagora. Karena produksi padi kita punya andil besar dalam menentukan pertumbuhan ekonomi kita," ucap Gus Irawan.

Pada kesempatan itu, Gus Irawan menyerahkan berbagai bantuan. Di antaranya bantuan dari Baznas kepada 13 mustahik, zakat fitrah yang dihimpun Baznas kepada 35 penerima, dan ambal salat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....