Peringati Nuzulul Qur'an, ASN Diajak Jadikan Inspirasi Tata Kelola Pemerintahan

  • 08 Mar 2026 10:30 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatra Utara (Sumut) Surya mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, sekaligus sumber nilai dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Nilai-nilai Al-Qur'an sangat relevan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Al-Qur'an mengajarkan kita untuk amanah, adil dalam mengambil keputusan, serta melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan," ujar Surya pada peringatan Nuzulul Quran 1447 H/2026 M di Masjid Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Medan, Sabtu 7 Maret 2026.

Surya menekankan kemajuan Sumut tidak hanya diukur dari kemegahan infrastruktur fisik dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari karakter serta integritas moral masyarakatnya. Ia mengajak seluruh ASN dan pegawai BUMD untuk membangun birokrasi yang berintegritas dan profesional.

"Mari kita bangun birokrasi yang tidak hanya bekerja dengan kecerdasan. Tapi juga dengan kejujuran dan ketulusan hati demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan," ujarnya.

Peringatan tersebut juga diisi tausiah oleh Ustaz M Yasir Tanjung. Mengutip kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali, Ustaz Yasir menjelaskan keimanan pada bulan Ramadan tercermin melalui dua sikap, yakni syukur saat menerima nikmat dan sabar ketika menghadapi cobaan.

"Rezeki, pangkat, dan jabatan yang Bapak/Ibu terima harus digunakan di jalan yang diridhai Allah. Itulah hakikat syukur. Kalau TPP naik, sedekah juga harus naik. Jangan hanya beli mobil banyak, tapi jadikan kendaraan itu jembatan menuju pahala," ucapnya.

Yasir juga mengingatkan jemaah tentang pentingnya berinteraksi dengan Al-Qur'an. Ia menyebutkan ada beberapa golongan manusia yang jasadnya dimuliakan Allah, dan tidak akan hancur di dalam kubur.

Di antaranya para pembaca/penghapal Al-Qur'an (Hamilul Quran) dan para muazin yang ikhlas memanggil orang untuk beribadah. Ia mengingatkan umat Islam agar tidak pernah meninggalkan Al-Qur'an.

"Didiklah anak-anak kita dengan Al-Qur'an. Karena merekalah yang nanti akan memandikan, menyalatkan, dan mendoakan kita saat kita telah tiada," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....