Impor Sumut Januari 2026 Meningkat 4,08 Persen
- 03 Mar 2026 17:41 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Nilai impor Provinsi Sumatera Utara pada Januari 2026 tercatat US$486,80 juta atau meningkat 4,08 persen dibandingkan Januari 2025 yang sebesar US$467,71 juta.
Kepala Badan Pusat Statistik Sumatera Utara, Asim Saputra mengatakan impor terbesar masih didominasi bahan bakar mineral (HS27).
“Impor terbesar pada Januari masih didominasi oleh HS27 yaitu bahan bakar mineral dengan pangsa 17,83 persen. Total impornya menyentuh US$86,81 juta,” ujar Asim.
Komoditas impor berikutnya adalah mesin dan pesawat mekanik (HS84) dengan total US$44,92 juta atau pangsa 9,23 persen.
Berdasarkan penggunaan, impor bahan baku dan penolong mendominasi dengan total US$386,74 juta atau pangsa 79,44 persen.
“Impor barang konsumsi sebesar US$61,79 juta dengan pangsa 12,69 persen dan barang modal sebesar US$38,27 juta dengan pangsa 7,86 persen,” kata Asim.
Dari sisi negara asal, Tiongkok menjadi pemasok utama dengan nilai impor US$130,39 juta atau pangsa 26,78 persen, disusul Malaysia sebesar US$69,08 juta dengan pangsa 14,19 persen dan Singapura US$54,85 juta dengan pangsa 11,27 persen.
Meski impor meningkat, neraca perdagangan Sumatera Utara tetap mencatat surplus US$520,89 juta pada Januari 2026.
“Beberapa negara penyumbang surplus terbesar kita adalah Amerika Serikat sebesar US$84,86 juta, Bangladesh US$56 juta dan Jepang US$55,31 juta,” kata Asim.
Sementara negara penyumbang defisit adalah Singapura sebesar US$43,80 juta, Malaysia US$33 juta dan Argentina US$22,49 juta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....