Ekspor Sumut Januari 2026 Tembus US$1,007 Juta, Tumbuh 9,59 Persen

  • 03 Mar 2026 17:34 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan- Nilai ekspor Provinsi Sumatera Utara pada Januari 2026 tercatat mencapai US$1.007,66 juta atau tumbuh 9,59 persen secara year on year dibandingkan Januari 2025. Kepala Badan Pusat Statistik Sumatera Utara, Asim Saputra mengatakan komoditas lemak dan minyak hewan nabati (HS15) menjadi penyumbang terbesar ekspor.

"Share ekspor terbesar pada Januari 2026 adalah pada HS15, yaitu komoditas lemak dan minyak hewan nabati dengan total ekspor US$423,86 juta atau memberikan pangsa 42,06 persen,” ujar Asim pada Senin, 2 Maret 2026.

Selain itu, berbagai produk kimia pada HS38 mencatat total ekspor US$150,29 juta dengan pangsa 14,91 persen.

“Dilihat dari perkembangannya, ekspor Januari 2026 tumbuh 9,59 persen secara year on year dibandingkan dengan Januari 2025,” kata Asim.

Dari sisi sektor, industri pengolahan mendominasi total ekspor. Nilai ekspor sektor industri tercatat US$950,22 juta dengan kontribusi 94,30 persen terhadap total ekspor.

“Sementara sektor pertanian mencatat kontribusi sebesar 5,69 persen dengan total ekspor sebesar US$57,32 juta,” ucap Asim.

Untuk negara tujuan utama, Tiongkok menjadi pasar terbesar dengan nilai ekspor US$150,08 juta atau pangsa 14,89 persen. Disusul Amerika Serikat sebesar US$123,91 juta dengan pangsa 12,30 persen dan Jepang US$60,54 juta dengan pangsa 6,01 persen.

“Kontribusi ketiga negara ini mencapai 33,20 persen,” ujar Asim.

Asim menambahkan, surplus neraca perdagangan Januari 2026 tercatat US$520,89 juta atau meningkat 15,29 persen dibandingkan Januari 2025 yang sebesar US$451,79 juta.

“Total surplus kita pada bulan Januari tercatat US$520,89 juta, meningkat 15,29 persen secara year on year,” kata Asim.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....