Pemkab Dairi Ungkap Penyebab Keracunan Siswa Program MBG
- 28 Feb 2026 13:33 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi memaparkan hasil uji laboratorium terkait dugaan keracunan makanan di SMK HKBP dan SMK Arina, Senin 23 Februari 2026. Rapat dipimpin Bupati Vickner Sinaga bersama Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala dan Forkopimda.
“Pada sampel makanan di SMK HKBP ditemukan bakteri Staphylococcus aureus dan Bacillus cereus, serta kapang khamir pada gulai ayam,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Dairi, dr. Henry Manik. Sementara di SMK Arina terdeteksi kapang khamir pada nasi putih serta total bakteri coliform pada sayur tumis tauge serta tempe goreng tepung.
Henry menambahkan dugaan keracunan muncul karena durasi antara pengolahan hingga konsumsi terlalu lama dan suhu penyimpanan tidak memenuhi standar keamanan pangan. Meski demikian, seluruh siswa yang terdampak telah mendapatkan penanganan medis dan dalam kondisi stabil.
Bupati Dairi Vickner Sinaga menegaskan Pemkab tidak mentolerir kelalaian penyediaan makanan bagi siswa.
“Keselamatan dan kesehatan siswa adalah prioritas utama. Kami akan evaluasi menyeluruh sistem pengadaan, pengolahan, hingga distribusi MBG,” ucap Vickner.
Bupati juga memastikan seluruh biaya perawatan 280 siswa ditanggung Badan Gizi Nasional.
“Seluruh siswa yang terdampak telah mendapatkan penanganan medis dan kembali bersekolah. Pengawasan SLHS, SOP, dan standar keamanan pangan harus ditingkatkan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....