Rico: Perbedaan Awal Puasa Tidak Boleh Menjadi Perdebatan

  • 18 Feb 2026 09:09 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan Observatorium Ilmu Falak (OIF) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar kegiatan rukyatul hilal untuk penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah, Selasa 17 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan penetapan awal bulan suci Ramadan melalui metode pemantauan langsung hilal.

Pemantauan hilal tersebut dilaksanakan di lantai 7 Laboratorium OIF UMSU di Jalan Denai, Kota Medan. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama para tokoh agama dan alim ulama Kota Medan.

Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan potensi perbedaan waktu dimulainya ibadah puasa tidak seharusnya menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat. Menurutnya, perbedaan yang mungkin terjadi harus dipandang sebagai kekayaan perspektif dalam kehidupan beragama.

“Kita sudah berpuluh-puluh tahun hidup dalam saling pengertian. Mau mulainya barengan atau berbeda, kita tetap saling menghormati sebagai satu bangsa Indonesia yang saling menyayangi dan menguatkan,” kata Rico.

Rico juga mengimbau agar energi masyarakat tidak habis hanya untuk memperdebatkan persoalan teknis penanggalan. Ia mengajak seluruh umat Muslim untuk lebih memfokuskan diri pada persiapan mental dan spiritual dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Menurutnya, esensi utama Ramadan adalah meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita menjalani ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jangan sampai kita sibuk memperdebatkan perbedaan hingga kualitas ibadah kita justru berkurang,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....