Puluhan KK Bertahan di Huntara Tapanuli Tengah

  • 16 Feb 2026 12:42 WIB
  •  Medan

RRI.Co.ID, Tapanuli Tengah – Sebanyak 45 kepala keluarga (KK) masih bertahan di hunian sementara (huntara) Asrama Haji Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah. Para pengungsi korban bencana ini menunggu kepastian pembangunan hunian tetap (huntap).

Pada Minggu, 15 Februari 2026 Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto) meninjau langsung kondisi para pengungsi. Pada kunjungan tersebut juga disalurkan bantuan logistik bagi para pengungsi.

Rombongan meninjau langsung berbagai fasilitas pendukung bagi pengungsi. Mulai dari layanan kesehatan, kondisi hunian, hingga ketersediaan air bersih.

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah unit mobile water treatment milik Brimob Polda Sumut. Alat ini mampu mengolah air sungai, air payau, bahkan air laut menjadi air bersih yang layak konsumsi.

"Pemenuhan air bersih terpantau baik dari pagi hingga sore hari. Kami berterima kasih kepada jajaran Polri, khususnya Brimob, atas penyediaan alat penyulingan air ini yang sangat membantu warga," ujar Titiek Soeharto.

Ia juga menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Tapanuli Tengah. Ia mengapresiasi sinergi TNI dan Polri yang sejak awal bencana telah turun langsung membantu warga di lokasi terdampak.

"Saya melihat sendiri bagaimana aparat Polri masuk ke lumpur, membantu membersihkan kayu dan sisa bencana di rumah warga. Kami juga berharap pemerintah dapat segera membangun Huntap yang lebih layak bagi para korban," ujarnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pihaknya bersama Komisi IV DPR RI menyalurkan bantuan logistik dalam jumlah besar guna meringankan beban para korban bencana. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Bupati Tapanuli Tengah.

"Ada kurang lebih 16 truk penyaluran bantuan yang kami sasar, baik di huntara ini maupun kabupaten lain yang terdampak. Kami mengirimkan pakaian, bahan makanan, obat-obatan, hingga perlengkapan sekolah seperti buku dan tas untuk anak-anak," ujarnya.

Selain bantuan logistik, Kapolri juga menyerahkan bantuan material berupa semen untuk mendukung proses rekonstruksi pascabencana. Ia telah menginstruksikan seluruh personel di lapangan agar bergerak cepat dan responsif dalam membantu pemulihan kondisi masyarakat terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....