Resepsi Ulang Tahun Kaisar Naruhito Ke-66, Pererat Hubungan Dua Negara

  • 13 Feb 2026 23:00 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Konsulat Jenderal Jepang di Medan menyelenggarakan resepsi diplomatik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-66 Kaisar Jepang, Naruhito. Kegiatan tersebut berlangsung di Medan, Kamis malam 12 Februari 2026.

Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, menyampaikan mengibaratkan hubungan persahabatan Indonesia dan Jepang seperti kain ulos yang kuat dan indah. Ulos ditenun dari benang lungsi dan pakan yang saling menyilang, sebagaimana hubungan kedua negara yang terjalin melalui kerja sama dan saling pengertian.

Furugori juga membagikan pengalamannya selama bertugas di Sumatra Utara. Ia mengaku menikmati suasana Kota Medan yang dinamis, sekaligus ketenangan Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan.

“Kalau saya berada di Kota Medan, kegiatan cukup padat. Namun saat mengunjungi Danau Toba, suasananya terasa santai dan menyenangkan,” ujarnya. “Saya sangat merekomendasikan masyarakat Jepang untuk berwisata ke Danau Toba.”

Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan belasungkawa atas bencana yang terjadi di Sumut pada November lalu. Ia juga menyampaikan simpati kepada para korban yang hingga kini masih menghadapi berbagai kesulitan.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sumatra Utara Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat, Alfi Syahriza, menyampaikan hubungan Indonesia dan Jepang mencerminkan kerja sama antarbangsa yang dilandasi saling menghormati dan saling percaya.

Menurutnya, resepsi tersebut bukan sekadar perayaan diplomatik, melainkan simbol persahabatan yang hangat antara masyarakat Jepang dan Sumatra Utara. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi di berbagai sektor strategis.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan mitra dari Jepang, baik dalam pembangunan investasi, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi, penguatan teknologi, pertanian dan industri, maupun pengembangan kebudayaan dan pariwisata,” ujarnya.

Alfi menambahkan, kolaborasi yang dibangun atas dasar saling menghormati diyakini dapat mempercepat kemajuan daerah sekaligus mempererat hubungan antar masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama people-to-people, seperti pertukaran pelajar dan interaksi budaya, sebagai fondasi kuat dalam mempererat hubungan Jepang dan Sumatra Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....