KUA Sidikalang Tanamkan Peran Agama pada Remaja Usia-Sekolah
- 10 Feb 2026 22:21 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang terus berkomitmen membentengi moral generasi muda melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mikraj 1447 H ini dilaksanakan di hadapan puluhan siswa SMAS Swasta Sidikalang, Senin 9 Februari 2026, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai agama di tengah dinamika perkembangan remaja.
Hadir sebagai pemateri tunggal, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Sidikalang, Karimin Silalahi.
Dalam paparannya, beliau menekankan usia remaja merupakan fase krusial, fondasi spiritual harus diperkuat agar siswa tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif. Melalui bimbingan ini, agama ditempatkan sebagai kompas moral bagi para siswa dalam bergaul dan menuntut ilmu.
Mengambil hikmah dari perjalanan suci Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Karimin menyampaikan bahwa perintah salat yang turun dalam peristiwa tersebut adalah alat kontrol diri yang paling efektif bagi remaja. Ia menjelaskan salat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan sarana komunikasi hamba dengan Penciptanya yang mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar.
Karimin Silalahi juga menyoroti pentingnya pembentukan karakter yang berlandaskan akhlakul karimah di lingkungan sekolah. Menurutnya, kecerdasan intelektual tanpa dibarengi dengan peran agama hanya akan melahirkan pribadi yang kering akan etika. Oleh karena itu, ia mengajak para siswa SMAS Swasta Sidikalang untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam bersikap.
"Remaja saat ini menghadapi tantangan yang luar biasa, mulai dari pengaruh media sosial hingga pergaulan bebas. Tanpa pemahaman agama yang kuat, mereka akan mudah kehilangan arah. Isra Mikraj mengajarkan kita tentang keteguhan hati dan kedisiplinan yang harus diadopsi oleh para siswa," ujar Karimin.
Suasana bimbingan berlangsung interaktif, di mana para siswa diberikan ruang untuk berdialog mengenai permasalahan yang sering dihadapi di usia sekolah. Karimin memberikan pendekatan yang humanis dan religius, sehingga pesan-pesan dakwah yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh para remaja tanpa terkesan menggurui.
Pihak sekolah SMAS Swasta Sidikalang memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif KUA Sidikalang yang terjun langsung ke lembaga pendidikan. Pihak sekolah berharap sinergi ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, mengingat pembinaan mental keagamaan bagi siswa merupakan tanggung jawab bersama antara guru di sekolah dan penyuluh agama di lapangan.
Kegiatan ini diakhiri dengan motivasi agar para siswa mempersiapkan diri menyongsong masa depan dengan penuh optimisme dan integritas. Dengan pembekalan spiritual yang cukup melalui momentum Isra Mikraj ini, diharapkan lahir generasi muda dari Sidikalang yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kedalaman iman dan kemuliaan budi pekerti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....