HPN 2026, Perlunya Sinergitas Masyarakat Dengan Insan Pers
- 10 Feb 2026 15:05 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Momentum 9 Februari ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional. Tahun ini, HPN mengusung tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.
Keberadaan Pers cukup penting karena merupakan pilar keempat yang berperan krusial. Namun masyarakat masih belum dapat membedakan antara informasi dengan fakta. Untuk itu, perlunya sinergitas antara insan pers dengan masyarakat.
Guru Besar Ilmu Komunikasi FISIP USU, Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, M.Si, mengatakan pers dan sosial media jelas berbeda. Menurutnya, pers adalah hasil kerja jurnalistik sedangkan sosial media bukan.
“Pers dengan konsep sosial media disebut media online, jadi jika dikatakan sosial media itu sebagai berita, benar, namun media online memiliki prinsip-prinsip jurnalistik,” kata Iskandar Zulkarnain dalam Dialog Aspirasi Sumut Programa 1 RRI Medan, Senin 9 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut ia menjelaskan pers harus bergerak dari cetak berpindah ke online. Secara keilmuan disebut teori konvergensi. “Melalui media online konvergensinya ada radio yang bisa didengar, namun ada berita bisa dibaca,” katanya.
Ditegaskannya, berita dalam prinsip jurnalistik harus memenuhi kriteria berita salah satunya fakta sedangkan sosial media ini prinsipnya informasi. “Hal ini tidak dipahami oleh masyarakat, banyak anggapan pokoknya kalau sudah ditampilkan secara publik itu berita,” ucapnya.
Iskandar Zulkarnain juga berharap agar Insan pers dan warga negara harus bersinergi dalam membangun pers yang sehat, dan berdaulat ya. Insan pers akan baik secara ekonomi karena tiangnya akan kokoh juga semakin baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....