Sampan Kotak Tanjungbalai Menghibur Wisatawan Berkunjung

  • 09 Feb 2026 23:49 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Sampan kotak di Kota Tanjungbalai merupakan alat transportasi air tradisional yang digunakan nelayan  untuk beraktivitas di sekitar perairan Sungai Asahan. Namun Sampan kotak kini tetap masih beroperasi bahkan dimanfaatkan untuk menarik sewa bagi wisatawan yang datang ke Wisata water Front City Tanjungbalai. 

Pemilik sampan kotak setiap hari parkir di tangkahan sungai Asahan di sekitaran Water Front City dari pagi hingga ke sore hari. Mereka menarik sewa bagi wisatawan yang ingin jalan - jalan di sungai Asahan kota Tanjungbalai. 

"Dalam sehari kita tidak menentu pendapatan tergantung sewa yang datang ke wisata, sehari itu terkadang kita dapat berangkat satu dan dua kali, terkadang bisa lebih, " kata Ishaq salah satu pemilik sampan kotak, Minggu, 8 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa mereka setiap hari parkir di tangkahan bersama rekan - rekan di lokasi tersebut menunggu sewa yang dimulai pukul 09.00 - 18.00 WIB. 

"Sampan kotak maksimalnya bisa dinaiki sebanyak 15 orang. Hari - hari weekand sewa kita lumayan, ada datang dari medan, labuhan batu, Air Joman, Sei kepayang, Asahan, kisaran dan daerah lainnya," ucapnya. 

Sementara, pengunjung, Rian yang baru saja selesai naik sampan kotak mengelilingi sungai Asahan bersama rekan - rekan merkea merasakan kenikmatan setelah naik sampan tersebut. "Mantap sekali bang dan kita merasa senang," kata Rian. 

Sementara, pengunjung lainnya, Indah datang dari daerah Perbaungan mengatakan ia sering datang ke Kota  Tanjungbalai. Namun kali ini ia bersama keluarga berkeinginan merasakan naik sampan tersebut. 

"Kita dari perbaungan, kita sering datang ke Tanjungbalai tapi bari kali mau naik sampan bersama teman - teman," kata Indah.

Pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 15.00 WIB. Para pengunjung sangat ramai berkunjung ke lokasi wisata Balai Ujung Tanjung. Mereka ingin menaiki sampan kotak tersebut yang datang dari berbagai daerah 

Untuk tarif harga perorangan pulang dan  pergi dengan naik sampan kotak seharga Rp 10.000 sudah menikmati angin dan mengelilingi sungai Asahan.

Sedangkan untuk tarif sewa setiap unit sampan khususnya untuk melihat pelabuhan dan wisata pasir putih satu sampan seharga sekitar Rp 200.000.

Sampan Kotak di kota Tanjungbalai dulunya juga digunakan sebagai alat transportasi air tradisional untuk penyeberangan bagi masyarakat yang ingin ke daerah Sei Kepayang dan ke Kota Tanjungbalai ataupun sebaliknya, sebelum berdirinya Titi Tabayang (Titi penghububung Kota Tanjungbalai dan Sei kepayang Asahan) 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....