ASN Kemenag Tebing Tinggi Ikuti Bimbingan Rohani Intensif

  • 09 Feb 2026 16:00 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tebing Tinggi kembali menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat fondasi spiritualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan Bimbingan Rohani yang berlangsung secara serentak di tiga lokasi berbeda pada Senin 9 Februari 2026.

Inisiatif strategis ini bertujuan untuk memastikan setiap pegawai memiliki landasan moral dan etika yang kokoh dalam menjalankan tugas pemerintahan. Kegiatan ini dipusatkan di Aula Kantor Kemenag Kota Tebing Tinggi bagi seluruh ASN yang beragama Islam dalam suasana yang penuh khidmat.

Di lokasi sentral ini, para pegawai Muslim mengikuti sesi yang dirancang khusus untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus meningkatkan ketakwaan personal. Pelaksanaan di aula besar ini memungkinkan internalisasi nilai-nilai keislaman berjalan lebih efektif sebagai landasan moral dalam memberikan pelayanan publik sehari-hari.

Kepala Kantor Kemenag Kota Tebing Tinggi, Muhammad David Saragih yang hadir langsung menegaskan tujuan utama dari kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan yang nyata. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bimbingan ini adalah sarana krusial untuk memperkuat integritas seluruh pegawai dalam mengemban amanah masyarakat.

Penguatan integritas melalui pembinaan rohani ASN ini dinilai sangat penting agar pelaksanaan tugas pelayanan publik selalu selaras dengan nilai-nilai agama yang dijunjung tinggi. 

Menurut David Sarigah, melalui bimbingan ini, Kemenag berupaya membentuk karakter ASN Muslim yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki moralitas yang tinggi. Sinergi antara kompetensi kerja dan kematangan spiritual diharapkan menjadi standar baru bagi aparatur sipil di wilayah tersebut.

"0Melalui program berkelanjutan ini, seluruh ASN di lingkungan Kemenag Kota Tebing Tinggi diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai spiritual ke dalam aktivitas harian," ujarnya.

Penerapan nilai-nilai luhur tersebut diposisikan sebagai kunci utama dalam membangun interaksi yang harmonis di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat luas. Dengan demikian, pelayanan yang diberikan diharapkan memiliki dimensi pengabdian yang tulus dan berintegritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....