Kemenag Palas Tekankan Kedisiplinan ASN pada Sosialisasi Manajemen-Kepegawaian

  • 07 Feb 2026 10:23 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas (palas) menggelar kegiatan Sosialisasi Manajemen dan Tata Kelola Kepegawaian yang berlangsung di dua titik lokasi sekaligus, yakni MAN 3 Padang Lawas dan MIN Sihaborgoan Dalan, Jumat 6 Februari 2026.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas Kasman, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan madrasah terkait manajemen kepegawaian.

Dalam pelaksanaannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas didampingi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha H. Ahmad Saidi Hasibuan, Pengawas Madrasah Seri Hapni Nasution, Koordinator Kepegawaian Warisatul Mukminah Siregar, beserta tim kepegawaian lainnya.

Kasman mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan dari lima madrasah di Kabupaten Padang Lawas. Untuk lokasi di MAN 3 Padang Lawas, peserta sosialisasi berasal dari MTsN 2 Padang Lawas dan MAN 3 Padang Lawas. Sementara di lokasi MIN Sihaborgoan Dalan, peserta terdiri dari guru dan tenaga kependidikan MIN Sihaborgoan Dalan, MTsN 3 Padang Lawas, dan MAN 2 Padang Lawas," ujarnya.

Menurut Kasman, pembagian lokasi ini dimaksudkan untuk memudahkan akses bagi para peserta yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Padang Lawas, sehingga sosialisasi dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Beliau menyampaikan pesan yang tegas namun membangun kepada seluruh peserta. 

"Saya mengimbau kepada seluruh ASN untuk memperhatikan dan peduli pada absensi, mematuhi jam kerja, dan mengisi jam kerja dengan tupoksi masing-masing. Setiap ASN harus memahami apa yang seharusnya dikerjakan, baik itu tugas pokok maupun tugas tambahan. Ini adalah kewajiban kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat," ujar Kasman.

Kegiatan sosialisasi ini membahas berbagai aspek penting dalam manajemen kepegawaian yang harus dipahami oleh setiap ASN. Materi yang disampaikan mencakup sistem absensi yang berlaku saat ini, mekanisme pelaporan E-Kinerja yang merupakan bagian dari sistem penilaian kinerja ASN, prosedur pengajuan dan mekanisme cuti, serta berbagai hal lainnya yang berkaitan dengan hak dan kewajiban ASN," kata Kasman.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Banyak tenaga pendidik dan kependidikan yang mengaku mendapatkan pencerahan dan pemahaman baru mengenai sistem kepegawaian yang selama ini mereka jalani," ujarnya.

Kegiatan Sosialisasi Manajemen dan Tata Kelola Kepegawaian ini merupakan bagian dari upaya Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas dalam melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah.

Kasman menambahkan, langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional tentang reformasi birokrasi yang mengutamakan profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kebijakan tersebut bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dengan meningkatnya pemahaman ASN terhadap sistem kepegawaian, pelaksanaan tugas dan fungsi dapat dilakukan secara lebih tepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada akhirnya, kondisi ini diharapkan mampu menciptakan iklim kerja yang lebih kondusif, produktif, dan berkelanjutan, ucap Kasman.

Dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi di dua lokasi ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas optimis bahwa pemahaman ASN terhadap regulasi kepegawaian akan semakin meningkat. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran akan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan kepegawaian," kata Kasman.

Peningkatan pemahaman dan kepatuhan tersebut menjadi landasan penting dalam menciptakan tata kelola administrasi yang tertib dan profesional. Pada akhirnya, hal ini diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan madrasah di Kabupaten Padang Lawas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....