BBKHIT Sumut Musnahkan Kambing dan Ayam Ilegal
- 06 Feb 2026 19:32 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Badan Karantina Indoensia Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BBKHIT) Sumatera utara bekerjasama sama dengan instansi terkait memusnahkan sebanyak ratusan ekor ayam asal Thailand dan Puluhan ekor kambing asal Afrika. Acara pemusnahan berlangsung di kantor BBKHIT Sumut Satuan Pelayanan Kualanamu di jalan Dusun Lestari, kabupaten Deli Serdang, Kamis pagi 5 Februari 2026.
Hewan tersebut merupakan hasil dari penindakan dan penegakkan hukum yang telah dilakukan tim gabungan Gakkumdu Karantina Sumut bersama Bea Cukai sumut, Bea Cukai Langsa, Kepolisian Daerah Sumut, Bais TNI pada Senin 2 Februari 2026.
| Baca juga: Harga Ayam Naik, Omzet Pedagang Turun |
Deputi Bidang Karantina Hewan Badan Karantina Indonesia, Sriyanto yang turut hadir dalam pemusnahan mengatakan, pihaknya melaksanakan pemusnahan hewan karena masuk secara ilegal dari Thailand melalui Aceh Tamiang kemudian dikirim ke Sumatera Utara.
"Kita bersama - berama melakukan pemusnahan terhadap media pembawa HPHK berupa kambing Pigmy 20 ekor dan juga 173 ekor ayam bangkok diduga kuat berasal Thailand," kata Sryanto dalam kegiatan Pemusnahan, Kamis 5 Februari 2026.
Ia menduga kuat bahwa hewan tersebut media pembawa HPHK karena jenis hewan sangat berbeda dengan hewan di negara Indonesia. Ia menerangkan bentuk kemasan Pemasukan hewan juga sangat berbeda memiliki tulisan Thailand.
"Apabila masuk media pembawa ini sangat berisiko bisa membawa hama penyakit hewan, dengan adanya pemusnahan ini memutus mata rantai dan mencegah potensi penyebaran HPHK demi terjaminnya kesehatan hewan," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemusnahan dilakukan mereka tersebut sesuai dengan cata peraturan perundangan - undangan karantina hewan, ikan dan tumbuhan.
Pelaksanaan kegiatan Pemusnahan ini diikuti dari kepala dinas perkebunan dan peternakan Sumut, mewakili pengadilan negeri lupuk pakam direktur reserse kriminal Polda Sumut, kepala BBKHIT, Bea Cukai, dan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....