Tingkat Kelahiran Tapteng Tinggi, BKKBN Dorong Penguatan PKB
- 06 Feb 2026 11:11 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tapanuli Tengah - Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Sumatra Utara (Sumut) Fatmawati, mendorong penguatan pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Fatmawati menyoroti sejumlah indikator program yang masih perlu mendapat perhatian serius, salah satunya angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) Kabupaten Tapteng yang masih tinggi.
Berdasarkan data, TFR Tapteng tahun 2025 masih berada pada angka 2,79. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Sumut 2,39.
“TFR Tapanuli Tengah masih cukup tinggi dibandingkan rata-rata provinsi. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus segera ditangani melalui penguatan edukasi dan pelayanan keluarga berencana kepada masyarakat,” kata Fatmawati pada kunjungannya di Tapteng, Selasa 3 Februari 2026.
Selain itu, capaian pemakaian kontrasepsi modern (Modern Contraceptive Prevalence Rate/mCPR) di Tapanuli Tengah berada di angka 47,6 persen. Ini dinilai masih perlu ditingkatkan, karena turut memengaruhi capaian provinsi yang saat ini berada pada angka 50,5 persen.
“Kita perlu strategi yang lebih inovatif dan pendekatan yang lebih efektif agar penggunaan kontrasepsi modern dapat meningkat. Peran PKB di lapangan menjadi sangat penting dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Pada kunjungannya di Tapteng, Fatmawati menyerahkan bantuan secara simbolis dari Kemendukbangga/BKKBN kepada Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) yang terdampak bencana. Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kinerja program di lapangan.
Fatmawati juga mendorong PKB Tapanuli Tengah untuk terus meningkatkan kinerja agar pelaksanaan Program Bangga Kencana dan program quick win dapat berjalan maksimal. Ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini telah terjalin dengan baik.
“Kami berharap koordinasi lintas sektor terus diperkuat, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mengingatkan PKB agar selalu bekerja sesuai tugas dan fungsi, serta menjalankan kewajiban secara profesional dan bertanggung jawab. Melalui semangat kolaborasi dan kerja nyata seluruh pihak, diharapkan capaian Program Bangga Kencana di Kabupaten Tapanuli Tengah terus meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga berkualitas dan pembangunan kependudukan yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....