Cabai Merah Penyumpang Deflasi Terbesar di Sumut
- 03 Feb 2026 12:31 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) secara bulanan month to month, Sumut mengalami deflasi sebesar 0,75 persen. Cabai merah menjadi salah satu komoditas utama penyumbang deflasi terbesar.
Statistisi Ahli Utama BPS Sumut Misfaruddin mengatakan, cabai merah mengalami deflasi hingga 41,92 persen pada Januari 2026, dengan andil deflasi sebesar 0,49 persen.
"Di Januari 2026, cabai merah itu mengalami deflasi sebesar 41,92 persen, andilnya sebesar 0,49 secara month to month," ucap Misfaruddin, Senin 2 Februari 2026.
Misfaruddin menyebut deflasi cabai merah tertinggi tercatat di Kota Sibolga yang mencapai 52,07 persen, dengan andil deflasi sebesar 0,68. Sementara di Kabupaten Labuhan Batu, untuk komoditas cabai merah mengalami deflasi 49,73 persen secara month to month, andilnya 0,88 persen.
"Kabupaten Karo mengalami deflasi sebesar 32,45 persen andilnya 0,55 persen. Kabupaten Deli Serdang deflasi cabai merahnya 34,82 persen, andil deflasinya 0,57 persen," kata Misfaruddin.
Kondisi ini memberikan dampak signifikan terhadap kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau yang secara keseluruhan mengalami deflasi sebesar 2,51 persen dengan andil deflasi 0,92 persen.
"Penyumbang deflasi Januari 2026 secara month to month yang paling utama adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil deflasi 0,92 persen," ucap Misfaruddin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....