Fadly Abdina Minta Pengusaha Hentikan Pembakaran Limbah

  • 30 Jan 2026 12:52 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pemerintah Kota Tanjungbalai menginstruksikan pengusaha tepung sagu dan kopek udang untuk segera menghentikan aktivitas pembakaran. Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Fadly Abdina menyebut tindakan tegas tersebut diambil karena asap hasil pembakaran dilaporkan mengganggu proses belajar siswa sekolah.

Aktivitas pembakaran kulit sagu dan udang secara terbuka telah menimbulkan keresahan bagi masyarakat di pemukiman sekitar. Ia meminta para pengusaha mencari solusi pengolahan limbah yang lebih ramah lingkungan dan aman.

Menurut Fadly, lingkungan pendidikan harus dipastikan bebas dari polusi agar aktivitas belajar mengajar dapat berjalan dengan maksimal. Pemerintah daerah dikatakannya akan terus mendorong pengembangan usaha, namun tetap harus memprioritaskan kenyamanan serta kesehatan publik.

“Jangan sampai justru hal ini menjadi keresahan bagi siswa dan masyarakat sekitar,” ucap Fadly, Senin 26 Januari 2026.

Fadly meminta pihak kecamatan dan lurah memantau langsung kondisi lapangan pasca diberikannya imbauan tegas kepada pemilik usaha. Ia berharap keamanan dan kenyamanan warga menjadi prioritas utama yang tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan bisnis semata.

“Permintaan itu bukan untuk melarang pengusaha untuk berusaha tetapi menciptakan rasa aman,” ucapnya.

Fadly berharap pengusaha mampu bekerja sama dengan baik demi mendukung terciptanya suasana kota yang bersih dan sehat. Pemkot Tanjungbalai dikatakannya siap memberikan pendampingan teknis terkait pengelolaan limbah yang sesuai dengan standar kesehatan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....