Kasipen Lanal TBA: Tidak Ada Keterlibatan Personel
- 28 Jan 2026 00:04 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai : Kasipen Lanal TBA, Letda Laut (P) Marson Silalahi menegaskan tidak ada keterlibatan personel TNI Angkatan Laut khususnya Lanal TBA dalam video yang beredar di media sosial yang diduga adanya penganiayaan terhadap warga.
Saat ditemui di Mako Lanal TBA, Papen Lanal TBA, kronologis kejadian, Jumat, 23 Januari 2026 Pengawas mandor Buana Deli menerima laporan dari centeng lapangan, lahan kebun sawit yang dikelola PT APN (Agrimas Palma Nusantara) sering dilakukan pencurian oleh masyarakat sebanyak 7 blok ± 560 Ha.
Selanjutnya, pada hari Sabtu, 24 Januari 2026 Pengawas mandor melakukan patroli ke lapangan untuk melihat langsung lahan yang sering dicuri oleh orang tak dikenal (OTK). Pada saat melaksanakan patroli, pengawas mandor bertema dengan yang diduga pencuri.
“Dan saat ditanyai, masyarakat yang diduga pelaku pencurian langsung mengeluarkan kunci pas yang di modifikasi seperti pisau dan mengancam pengawas mandor dengan sebilah pisau modifikasi, lalu pengawas melakukan pembelaan diri dengan memiting tangan pelaku,” kata Papen Lanal TBA, Selasa, 27 Januari 2026.
Pada saat yang bersamaan datang sejumlah massa yang diduga teman pelaku melakukan pembelaan terhadap pelaku sambil mengambil video dan menyikut leher pengawas mandor. Dikarenakan jumlah massa yang banyak sehingga pelaku berhasil dilarikan oleh Luis Nainggolan dan membawa buah hasil curian sebanyak ± 1 Ton.
“Selanjutnya Tim Pengawas mandor bersama Personil BKO asal Yonif 126/KC kembali ke Kantor dan melaporkan kejadian tersebut kepada Manager PT. APN Kolonel (E) Rijal Kani,” ucapnya.
Kasipen menambahkan, Lanal TBA tetap berkomitmen menjaga profesionalisme dan disiplin seluruh personel. Dengan adanya klarifikasi ini, pihak Lanal TBA berharap tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat yang dapat menimbulkan keresahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....