Pesta Tapai di Kabupaten Batubara Sudah Menjadi Tradisi

  • 27 Jan 2026 18:01 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Pesta tapai yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Batubara sudah menjadi tradisi masyarakat Melayu Batubara khususnya di kawasan pesisir Batubara Desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan satu bulan penuh menjelang bulan suci Ramadan. 

Pesta Tapai dipenuhi berbagai macam dagangan seperti tapai ketan tapai Ubi dan lemang. Para pedagang berjualan di pinggir jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Dahari Selebar, Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara. 

Salah seorang pedagang, Rubi mengatakan, bahwa kegiatan Pesta Tapai sudah menjadi tradisi sejak puluhan tahun lalu dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. 

“Dari tanggal 17 Januari - 17 Februari, sebulan penuh kegiatan pesta tapai ini dilaksanakan dan sudah menjadi tradisi turun temurun,” ujarnya. 

Dikatakannya, bahwa pengunjung bukan hanya masyarakat Kabupaten Batubara saja, melainkan dari berbagai daerah seperti kota Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, Tebing Tinggi, Labuhanbatu bahkan kota Medan. 

“Tahun ini cukup meriah dari mulai pembukaan kemarin hingga saat ini, masyarakat dari berbagai daerah ramai berkunjung ke pesta tapai,” kata Rubi. 

Ia juga menyampaikan, biasanya hanya melakukan pembakaran lemang satu kali dalam sehari, namun pada pesta tapai tahun ini mereka mampu membakar lemang tiga hingga empat kali sehari untuk memenuhi tingginya permintaan pembeli. 

“Sehari bisa sampai 100 hingga 150 batang bambu terjual. Masyarakat yang berkunjung membeli lemang 4 hingga 6 batang untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh,” ucapnya. 

Tradisi ini menjadi bagian penting dalam menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus momen strategis untuk mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat. Pesta Tapai diharapkan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat Kabupaten Batubara. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....