SPJM Bukukan Pertumbuhan Laba
- 26 Jan 2026 14:50 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak pada layanan Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS), menutup tahun 2025 dengan kinerja luar biasa.
Berdasarkan laporan keuangan unaudited, SPJM mencatat kenaikan laba bersih sebesar 50,80 persen dibandingkan tahun 2024 dan mampu mencapai 123,79 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025.
Hingga Desember 2025, pendapatan usaha SPJM tercatat sebesar Rp 8.743,41 miliar atau tumbuh 20,29 persen secara Year on Year (YoY) dan melampaui target RKAP 2025 hingga 109,84 persen. Laba usaha juga meningkat 24,56 persen YoY dan telah melampaui target RKAP sebesar 46,35 persen atau Rp 249,28 miliar, dengan laba bersih mencapai Rp 497,31 miliar.
SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, menyebut capaian tersebut sebagai hasil dari kepercayaan pelanggan, peningkatan trafik, perluasan cakupan layanan, serta penguatan inovasi untuk keunggulan operasional.
“Pencapaian tahun 2025 ini cukup luar biasa karena SPJM mampu terus menunjukkan performa cemerlang dengan melampaui target hingga akhir tahun. Kepercayaan pelanggan serta inovasi perbaikan layanan merupakan faktor kunci keberhasilan tahun ini,” ujarnya lewat keterangan rilis yang diterima rri.co.id pada Senin, 26 Januari 2026.
Secara operasional, kinerja seluruh lini layanan SPJM menunjukkan peningkatan signifikan. Layanan pemanduan meningkat 106,47 persen YoY, penundaan kapal tumbuh 107,68 persen YoY, dan docking mencapai 53 unit atau 155,88 persen dari target RKAP. Di bidang pengerukan, realisasi volume naik 293,91 persen YoY, sementara pengelolaan alur meningkat 102,42 persen YoY.
Layanan port services juga mencatatkan pertumbuhan, mulai dari distribusi BBM yang naik 108,85 persen YoY, distribusi gas yang tumbuh 109,69 persen YoY, hingga penyediaan air bersih yang naik 112,06 persen dan penyediaan listrik yang meningkat 104,37 persen YoY. Layanan waste management tercapai 100 persen dari target, dan layanan oil spill response (OSR) melampaui RKAP hingga 135,36 persen atau naik 130,93 persen YoY.
Pada lini bisnis equipment, kinerja positif juga terlihat dengan availability alat mencapai 90,22 persen atau 106,14 persen dari target RKAP. Mean Time To Repair (MTTR) tercatat 4,01 jam, melampaui target 124,56 persen, sementara Mean Time Between Failure (MTBF) meningkat signifikan hingga 121,09 persen YoY.
Tubagus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan dan personel SPJM di berbagai lini yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa kinerja kuat tahun 2025 menjadi fondasi bagi rencana ekspansi bisnis pada 2026.
“Kami akan terus menjaga stabilitas bisnis, meningkatkan coverage wilayah, mengoptimalkan standarisasi layanan, dan mengedepankan strategic partnership dengan mitra potensial untuk memperkuat pangsa pasar dan cakupan layanan SPJM Grup,” ujarnya.
SPJM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat daya saing serta kualitas layanan kepelabuhanan nasional melalui kinerja keuangan dan operasional yang solid sepanjang 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....