Pemerintah Percepat Penanganan Pascabencana, Fokus Pemulihan Infrastruktur Dasar

  • 24 Jan 2026 11:17 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan- Pemerintah pusat mempercepat penanganan dampak bencana di Pulau Sumatra dengan fokus utama pada pemulihan infrastruktur dasar, serta penyediaan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, usai kunjungan di SMA Negeri 3 Medan, Jumat 23 Januari 2026.

Agus menyebut saat ini pihaknya mengoordinasikan tiga aspek utama dalam penanganan pascabencana. Aspek pertama adalah pemulihan infrastruktur dasar, yang mencakup jalan dan jembatan, fasilitas air bersih, serta fasilitas umum pendukung lainnya.

“Infrastruktur dasar menjadi prioritas, termasuk fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, puskesmas, dan rumah ibadah. Karena menyangkut aktivitas dan pelayanan dasar masyarakat,” ucap Agus.

Aspek kedua berkaitan dengan percepatan pembangunan perumahan, terutama hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. AHY mengatakan hunian sementara yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum telah mulai diresmikan, dan akan terus dipercepat pembangunannya.

“Kami berharap dalam minggu-minggu ke depan pembangunan huntara ini semakin masif. Sehingga jumlah masyarakat yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian dapat segera berkurang,” ujarnya.

Menurut Agus, percepatan tersebut menjadi semakin penting mengingat masyarakat akan segera menghadapi bulan Ramadan. Pemerintah menargetkan masyarakat terdampak bencana dapat menempati huntara sebelum ramadhan.

“Apalagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Harapannya, sesuai arahan pak Prabowo sebelum bulan Ramadan masyarakat sudah bisa menempati hunian sementara,” ujarnya.

Ia menegaskan aspek ketiga yang turut menjadi perhatian pemerintah adalah persoalan lahan dan tata ruang. Penataan yang tepat diperlukan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Urusan lahan dan tata ruang juga harus kita pastikan tertib, supaya tidak muncul masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....