Deklarasi Anti Perundungan Stop Bullying di MIN 4 Labusel

  • 24 Apr 2025 16:56 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Akhir-akhir ini jagat media sosial dikejutkan oleh kejadian perundungan dan kekerasan (bullying) di beberapa sekolah di Tanah Air yang mengakibatkan dampak negatif yang sangat luar biasa. Tentu hal ini menjadi sebuah kekhawatiran yang mendalam bagi dunia pendidikan terutama bagi orang tua siswa yang menitipkan anak-anaknya di sekolah khusus nya di lingkungan MIN 4 Labuhanbatu Selatan.

Deklarasi Anti Bullying ini sudah dilaksanakan beberapa bulan yang lalu tepatnya pada tanggal 17 Januari 2025 lalu dan deklarasi ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, Hj. Nurbaik ,S.Ag., Komite, Pendidik dan tenaga kependidikan, serta seluruh siswa MIN 4 Labuhanbatu Selatan

Deklarasi ini merupakan bagian dari salah satu program besar yang ada di madrasah guna untuk membangun budaya positif dan mendukung kesejahteraan seluruh warga dilingkungan madrasah.

Kepala madrasah Hj. Nurbaik, S.Ag., mengatakan “Kami berkomitmen untuk menjadikan MIN 4 Labuhanbatu Selatan sebagai tempat yang bebas dari bullying dan kekerasan. Setiap individu yang di sekolah ini berhak mendapatkan perlindungan dan rasa aman dalam menuntut ilmu,” ucapnya, Kamis (24/4/2025).

Beliau juga menegaskan bahwa madrasah juga tidak akan menoleransi tindakan bullying dalam bentuk apapun dan akan tetap mengambil tindakan tegas terhadap pelaku tersebut.

Seluruh keluarga besar MIN 4 Labuhanbatu Selatan yang hadir juga turut serta dalam menyuarakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Mereka berjanji untuk tidak hanya memantau dan menangani setiap bentuk bullying yang terjadi, tetapi juga untuk memberikan beberapa edukasi secara terus-menerus kepada siswa tentang betapa pentingnya menghargai dan menghormati sesama," ucap Hj.Nurbaik.

Sementara itu Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Sucipto, S.Pd., juga mengatakan bahwasanya "Sebagai pendidik, kami harus tetap menjadi teladan dalam menciptakan budaya anti-bullying. Kita harus mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai empati, solidaritas, dan rasa hormat kepada para siswa," ucapnya.

MIN 4 Labuhanbatu Selatan juga telah merancang berbagai program lanjutan untuk memastikan keberhasilan deklarasi ini. Salah satu programnya adalah melakukan pembentukan tim anti-bullying yang terdiri dari guru dan siswa yang bertugas untuk mengidentifikasi dan menangani kasus-kasus bullying di yang ada di madrasah.

“Kami sebagai siswa MIN 4 Labuhanbatu Selatan merasa senang dan terbantu dengan adanya aksi deklarasi ini. Kami berharap tidak ada lagi teman-teman kami nantinya yang mengalami bullying, dan kami siap membantu untuk menciptakan lingkungan madrasah yang lebih baik.”

Dalam acara ini diakhiri dengan penandatanganan deklarasi oleh seluruh dewan guru, tenaga kependidikan, dan siswa sebagai bukti ataupun simbol komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan madrasah yang positif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....