Rico Waas Hapus Stigma “Anak Tiri”, Fokus Pembangunan Medan Utara
- 17 Mar 2026 09:53 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Pemerintah Kota (PEMKO) Medan berkomitmen melakukan transformasi besar-besaran di kawasan Medan bagian Utara pada tahun anggaran ini. Bahkan pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir tersebut akan menjadi prioritas utama guna menghapus kesan Medan Utara sebagai "anak tiri".
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas saat Safari Ramadan Pemko Medan di Masjid Al Huda, Jalan Rawe IV, Medan Labuhan, Senin, 16 Maret 2026.
Rico menjelaskan langkah konkret ini diwujudkan melalui pengalokasian anggaran pembangunan sebesar 35% yang dikhususkan bagi pengembangan wilayah Medan bagian Utara. ia menyebut bahwa fokus utama pengerjaan tahun ini meliputi perbaikan jalan dan optimalisasi sistem drainase yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat.
"Kami mendengar aspirasi masyarakat melalui rekan-rekan di DPRD. Tahun ini kita fokus kerja ke Utara. Niat baik kami adalah memastikan warga di Medan Labuhan, Belawan, Deli, hingga Marelan merasakan kehadiran pembangunan yang setara," ujar Rico.
Selain perbaikan fisik, Rico juga menyoroti pentingnya peran masjid sebagai pusat solusi sosial. Ia meminta Badan Kemakmuran Masjid (BKM) untuk aktif merangkul generasi muda guna membentengi mereka dari ancaman narkoba, tawuran, dan judi online yang kian marak.
Pemerintah Kota Medan mendorong adanya program pemberdayaan ekonomi bagi pemuda, seperti pelatihan keterampilan (barista dan pangkas rambut), yang dapat didanai melalui dana pemberdayaan di tingkat kecamatan.
"Kita ingin anak-anak muda kita punya kegiatan positif. Jangan sampai mereka lebih banyak menghabiskan waktu di jalanan. Masjid harus menjadi wadah pembinaan, baik secara spiritual maupun ekonomi," ucapnya.
Melalui kolaborasi antara pembangunan infrastruktur yang masif dan penguatan basis sosial di masjid, Pemko Medan optimistis kawasan Medan Utara akan mengalami peningkatan kualitas hidup yang signifikan dalam waktu dekat.
Sementara, Terkait safari Ramadan, Rico menyampaikan tidak terasa kita berada diujung bulan suci Ramadan. Ada perasaan sedih karena akan meninggalkan bulan ramadan dan perasaan senang menyambut hari Raya Idulfitri.
"Mudah-mudahan setelah Ramadan Insyaallah makin terasa ibadahnya dan semakin khusyuk. Selain itu bulan ini benar-benar kita bisa mendekatkan diri kepada Allah, Insyaallah semua doa kita di bulan Ramadan diijabah oleh Allah SWT," ucap Rico.
Adapun bantuan untuk masjid Al Huda diantaranya hibah Rp50 juta untuk pembangunan Masjid, bantuan sosial sebesar Rp10 juta dan paket ramadan. Lalu, penyerahan akta pendirian Koperasi Masjid dan satu unit gerobak usaha, 100 bibit cabai dan budidaya ikan dalam ember.
Kemudian satu set tenis meja, rak buku, set buku serta barcode e-book, dan yang terakhir ialah santunan kepada 50 orang anak yatim piatu. Selain itu Pemko Medan juga menyediakan layanan kesehatan dan Adminduk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....