Menjelang Idul Fitri, Membuat Kue hingga Berbagi THR
- 15 Mar 2026 14:49 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Menjelang Hari Raya Idulfitri, berbagai persiapan mulai dilakukan masyarakat. Mulai dari membuat kue lebaran hingga menyiapkan tradisi berbagi kepada keluarga dan kerabat. Tema inilah yang menjadi pembahasan dalam program Markobar (mari kita ngobrol dan berbagi kabar) Pro 4 Medan pada hari Sabtu 14 Maret 2026.
Bagi sebagian orang, membuat kue sendiri menjadi tradisi yang tetap dipertahankan setiap tahun, meskipun harus dilakukan di tengah menjalankan ibadah puasa. Sementara bagi yang lain, cara praktis seperti membeli kue atau menyiapkan hidangan sederhana juga menjadi pilihan agar tetap dapat merayakan lebaran dengan penuh kebersamaan. Persiapan tersebut tidak hanya tentang makanan atau pakaian baru, tetapi juga tentang menjaga tradisi, mempererat hubungan keluarga, serta menghadirkan kebahagiaan bagi orang-orang terdekat.
Salah seorang pendengar, Ririn, memilih menyiapkan sendiri kue-kue lebaran di rumah. Ia mengaku sejak beberapa hari terakhir sudah membuat berbagai jenis kue, seperti roti bawang, roti ketawa, hingga kue bolot yang juga dikenal sebagai telur gabus.
“Semalam Ririn buat roti bawang sama roti ketawa. Ini mau goreng kacang tojin sama kue bolot. Rajin masak di rumah, tapi habis itu mau pingsan juga kalau lagi puasa,” ujarnya sambil tertawa.
Meski melelahkan, Ririn mengaku membuat kue sendiri sudah menjadi tradisi setiap menjelang lebaran di keluarganya. Ia berharap di hari raya nanti dapat berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat.
“Harapan Ririn semoga selalu diberi kesehatan dan umur panjang, supaya tahun depan masih bisa bertemu lagi dengan Ramadan dan menjalankan ibadah puasa,” katanya.
Sementara itu, pendengar lainnya, Sintia, mengaku persiapan lebaran di rumahnya lebih banyak dilakukan dengan membeli kue daripada membuat sendiri. Ia mengatakan biasanya ada beberapa jenis kue yang disiapkan untuk menyambut tamu. Selain itu, Sintia juga menyiapkan tradisi berbagi kepada adik-adiknya saat hari raya.
“Nanti mau bagi-bagi THR sama adik-adik. Kadang lima ribu, kadang dua puluh ribu, yang penting bisa berbagi,” ujarnya.
Menurutnya, tradisi berbagi tersebut menjadi salah satu momen yang paling dinantikan saat lebaran, karena dapat membawa kebahagiaan bagi keluarga, khususnya anak-anak.
Lebaran memang selalu menjadi momen yang dinantikan banyak orang. Tidak hanya sebagai penanda berakhirnya bulan Ramadan, tetapi juga sebagai waktu untuk kembali mempererat hubungan dengan keluarga, kerabat, dan tetangga. Tradisi membuat kue, menyiapkan hidangan khas, hingga berbagi THR kepada anak-anak menjadi bagian dari kebiasaan yang terus hidup di tengah masyarakat. Meski setiap keluarga memiliki cara berbeda dalam mempersiapkan hari raya, semangat kebersamaan dan saling berbagi tetap menjadi nilai utama yang ingin dirasakan. Harapannya, seluruh masyarakat dapat menyelesaikan ibadah puasa dengan baik dan merayakan Idulfitri dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, serta tetap menjaga silaturahmi dengan orang-orang terdekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....