Wali Kota Medan Ajak Pemuda Jadikan Masjid Benteng Gadget dan Narkoba

  • 15 Mar 2026 14:16 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak generasi muda menjadikan masjid sebagai benteng untuk menangkal pengaruh negatif gadget dan bahaya narkoba. Ajakan tersebut disampaikan Rico saat menghadiri safari Ramadan spesial Nuzulul Qur'an, di Masjid Baiturrahman, Jalan Menteng II Bromo, Sabtu 14 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan pembukaan Pesantren Kilat Ramadan 1447 H, yang digelar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kota Medan. Dalam kesempatan itu, Rico menyoroti fenomena sosial yang terjadi di tengah masyarakat, di mana ketergantungan terhadap gadget dinilai mulai mengurangi kualitas hubungan antarindividu.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu larut dengan telepon genggam, hingga mengabaikan orang-orang di sekitarnya. Ia mengakui anak-anak, bahkan orang tua, terkadang terlalu asyik dengan ponsel masing-masing.

"Ini harus kita batasi agar hubungan sosial tetap terjaga," kata Rico.

Selain persoalan gadget, Rico juga menyoroti ancaman narkoba yang masih menjadi persoalan serius di Kota Medan. Karena itu, ia menitipkan pesan kepada pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kota Medan dan Badan Kemakmuran Masjid (BKM), agar menjadikan masjid sebagai tempat yang aman sekaligus ruang positif bagi generasi muda.

"Ajak anak-anak muda kita berkegiatan di masjid. Jangan sampai mereka lari ke hal-hal negatif, karena tidak ada ruang untuk berekspresi secara positif," ujar Rico.

Ia pun mengapresiasi pelaksanaan Pesantren Kilat Ramadan 1447 H. Kegiatan ini dinilai penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui penguatan pendidikan agama.

"Kita sedang menyongsong generasi Emas 2045. Fondasi utamanya adalah pendidikan agama dan akhlak sejak dini," katanya.

Rico juga mengingatkan jajaran aparatur pemerintah yang hadir, termasuk camat dan lurah. Aparatur pemerintah diminta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa praktik pungutan liar.

"Jangan ada lagi pungutan liardalam pengurusan administrasi. Bekerjalah secara profesional karena tugas kita adalah melayani rakyat," ucapnya.

Pada kegiatan itu, Rico turut menyerahkan bantuan paket Al-Qur’an kepada pengurus BKM Masjid Baiturrahman, sebagai bentuk dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan oleh pengurus masjid. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat berperan dalam pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BKM Masjid Baiturrahman, Muammar BM, menjelaskan sejumlah program yang telah berjalan di masjid tersebut. Beberapa di antaranya adalah santunan rutin bagi yatim piatu dan duafa, pemberdayaan ekonomi remaja melalui pembangunan balai kopi sebagai ruang usaha anak muda, kegiatan Magrib mengaji serta pesantren kilat bagi anak-anak di wilayah Medan Denai. Selain itu, masjid juga rutin menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah setiap tiga bulan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....