Muzakarah MUI: Wali Kota Binjai Ajak Umat Perkuat Iman dan Ukhuwah

  • 24 Feb 2026 13:28 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID - Medan - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai menggelar Muzakarah Ramadhan 1447 H. Mengusung tema "Ramadhan dan Menangkal Aliran Sesat", di halaman Kantor DP MUI Kota Binjai, Minggu, 22 Februari 2026.

Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, mengajak umat Muslim untuk memanfaatkan bulan penuh berkah ini dengan memperbanyak amal kebaikan, mempererat ukhuwah, serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada kaum dhuafa.

Amir Hamzah juga mengapresiasi dan terima kasih kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai atas terselenggaranya Muzakarah Ramadhan yang rutin digelar setiap tahun.

Ia mengaku bersyukur masih dapat hadir dalam kegiatan tersebut dan berharap pelaksanaannya membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kita semua, serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah,” ujarnya.

Ketua Umum DP MUI Kota Binjai Rizaldi Nasution menyampaikan bahwa MUI Kota Binjai telah menyebarkan lebih dari 200 lembar imbauan dan jadwal pelaksanaan ibadah puasa ke masjid-masjid di Kota Binjai agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan terarah.

“Imbauan ini kami sampaikan sebagai pedoman agar pelaksanaan ibadah di bulan suci dapat berjalan tertib dan penuh kekhusyukan,” ujarnya.

Rizaldi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Binjai atas dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan MUI, sehingga Muzakarah Ramadhan tahun ini dapat terselenggara dengan baik.

Rizaldi turut juga mengajak umat Islam memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, baik ibadah wajib maupun sunah, serta memperbanyak amalan dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Mari kita jadikan Ramadhan sebagai sarana memperkuat keimanan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan DP MUI Kota Binjai, Jamil, menekankan pentingnya menjaga persatuan umat. Ia mengingatkan bahwa Ramadhan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga sarana memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....